Mega-Pro Unggul di Hitung Cepat Indonesia Development Monitor

Rabu, 08 Juli 2009 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Pasangan Megawati-Prabowo Subianto untuk sementara unggul di 17 Propinsi. "Pasangan nomer satu unggul 38,83 persen," papar Peneliti Indonesia Development Monitoring Institute Arief Poyuono di Hotel Intercontinental Jakarta Rabu (8/7).

Urutan kedua adalah pasangan Jusuf Kalla - Wiranto (31,29 persen) dan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono (30,35 persen). "Metode kami lebih akurat," ungkap Habiburokhman, peneliti Indonesia Development Monitoring di tempat yang sama. Angka kepercayaannya sebesar 95 persen dengan metode Kombinasi Stratified-Cluster Random Sampling di 3000 Tempat Pemungutan Suara.

Habiburokhman menjamin metodenya lebih akurat dibanding dengan hitung cepat lainnya. "Kami menunggu sampai penghitungan suara,maka agak lambat" tambahnya. Metode lain, menurutnya, mungkin menggunakan exit poll dengan menanyakan pemilih usai keluar dari Tempat Pemungutan Suara.

Selain menggunakan hasil pemungutan, Habiburokhman menambahkan, pihaknya juga melakukan pengawasan. "Ada laporan surat suara yang gambarnya SBY-Boediono di Way Kanan,"jelasnya. Selain itu ditemukan 4 ribu surat suara Mega-Pro yang rusak di Jakarta Utara, serta tidak adanya tempat pemungutan di terminal,stasiun, rumah sakit di Purbalingga. Pihaknya akan menulusuri kebenaran temuan di Way Kanan, Lampung ini sembari terus menghitung cepat selama 3 hari.

Selain di Indonesia, Indonesia Development Monitoring juga menghitung cepat di Singapurra, Belanda, Malaysia dan Singapura.

Mega unggul di Jawa Tengah, Maluku, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Bali. Jusuf Kalla mendominasi di Aceh, Maluku Utara, Sulawesi Selatan, Jambi, Gorontalo dan Papua Barat. SBY menguasai Papua, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Riau dan Jakarta

DIANING SARI

Info Grafis

  • Dari Kisruh Ke Kisruh

    Kekecewaan atas kekacauan daftar pemilih tetap dalam pemilihan umum legislatif 9 April lalu sempat berbuntut pada munculnya ancaman boikot dari belasan partai.

  • Pada Mulanya Kata

    Kata kunci yang digunakan para calon wakil presiden memberi kesan tentang pandangan
    mereka dalam membangun jati diri bangsa.

  • Saling Klaim Paling Berjasa

    Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla saling klaim program pemerintah yang dinilai berhasil. Klaim itu kerap disampaikan mereka sendiri.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [47] :

  • Permen penghibur

    Yg komentar tolong berempati dong..

    IDM ini kan ibarat permen buat anak kecil yg lagi nangis

    Kita semua kan tahu kandidat yg satu itu masih kekanak-kanakan. Jadi biarlah hasil IDM ini menjadi pelipur buat ybs

  • Kpu jalan keluarnya

    wah,kalo sampai IDM benar,bisa runyam nih,karena setahuku banyak banget orang yang milih SBY. Tapi ya,tunggu aja hasil resmi dari KPU,nanti juga bakal ketahuan siapa yang jujur,siapa yang curang

  • Duit mengalahkan aspek kelimuan

    ternyata uang bs menggadaikan keilmuan seseorang. hal ini bs kita lihat dr IDM..katanya mega-pro unggul di beberapa daerah..ngawuurr..gile org2nya jelas sekali pesanan mega pro tetapi mengancam kredibilitas mega pro sendiri..

  • Arief si petualang

    Ini Arief Poyuono yg Ketua Serikat Pekerja BUMN yg katanya terima suap dr Temasek ya?? Kasihan Mega-Pro, mau aja dikibulin sama dia. Kasus dgn Lendo Novo sudah selesai apa belum ya? Kalo mau tau banyak ttg dia, silakan google aja...

  • Idm ????

    hehehhe ada2 aja niy IDM, setahuku IDM itu internet download manager, kok tb2 bikin quick count...ya ancur lah hasilnya...hehehe

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan