Hubungan Memanas, Duta Besar Thailand di Kamboja Ditarik
Kamis, 05 November 2009 | 18:47 WIB
TEMPO Interaktif, Phnom Penh - Beberapa jam setelah Kamboja memutuskan mengangkat mantan Perdana Menteri Thailand yang terguling, Thaksin Sinawatra, sebagai penasehat ekonominya, Pemerintah Thailand mengajukan protes dan segera meresponnya dengan menarik pulang duta besarnya di Kamboja.
Menteri Luar Negeri Thailand Kasit Kiromnya mengatakan pemerintah Thailand tengah meninjau ulang status hubungan diplomatiknya dengan Kamboja.
Mantan Perdana Menteri Thailand Thaksin Sinawatra, terguling dari kekuasaannya pada tahun 2006 melalui kudeta militer. Dia tinggal di pengasingan sejak itu, dan sempat kembali ke Thailand pada tahun 2008 untuk menghadapi pengadilan korupsi, namun kemudian melarikan diri kembali keluar negeri. Kini ia hidup berpindah-pindah di berbagai negara.
Perdana Menteri Kamboja Hun Sen sejak dua pekan lalu, telah menyatakan keinginannya untuk mengangkat Thaksin sebagai penasehat ekonomi dan menawarkan perlindungan bagi Thaksin jika ingin menetap di Kamboja. Pernyataan ini membuat hubungan antara dua negara bertetangga ini kembali memanas, setelah sebelumnya sering terlibat dalam hubungan politik yang keras akibat perebutan sebuah kuil bersejarah di perbatasan kedua negara.
Thaksin sendiri, melalui situs jejaring sosial Twitter, menyatakan menolak tawaran Kamboja ini. Dan memilih tetap setia bekerja untuk memajukan Thailand.
CNN l WAHYUANA





Komentar Anda :