close

Keputusan Impor Gula Masih Remang-remang  

Senin, 23 November 2009 | 20:23 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebagai langkah untuk mengantisipasi kekurangan stok gula, pemerintah kemungkinan besar akan mengimpor gula. Namun keputusan apakah impor akan dilakukan baru akan diputuskan Selasa (24/11). Gula

”Belum ada keputusan. Baru besok dirapatkan dengan Menko (Menteri Koordinator Perekonomian),” kata Direktur Budidaya Tanaman Semusim Direktorat Jenderal Perkebunan Departemen Pertanian, Agus Hasanudin Rahman, di Jakarta, Senin (23/11).

Sebelumnya Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Mustafa Abubakar mengatakan, kebutuhan gula sampai April 2010 masih kurang sekitar 500 ribu ton. Stok dalam negeri hanya sekitar 610 ribu ton, sementara kebutuhan gula mencapai 1,2 juta ton.

Jumlah kebutuhan gula hingga musim giling pada April 2010 sebanyak 1,2 juta ton, sedangkan suplai hanya 610 ribu ton. Kekurangan tersebut bisa ditutup oleh swasta di luar PT Perkebunan Nusantara dan PT Rajawali Nusantara atau dapat mengambil dari stok masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah berencana meningkatkan kapasitas gula industri dan konsumsi pada 2025. Untuk gula industri, kapasitasnya akan ditingkatkan dari 2,1 juta ton menjadi 3,3 juta ton. Sedangkan untuk gula konsumsi akan ditingkatkan menjadi 5,6 juta ton dari 2,7 juta ton.

KARTIKA CANDRA | RIEKA RAHADIANA

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan