close

Bos Bank Sentral Yogya Berganti  

Senin, 23 November 2009 | 23:10 WIB

TEMPO Interaktif, Yogyakarta - Deputi Gubernur Bank Indonesia Ardhayadi melantik Sutikno sebagai pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta menggantikan Tjahjo Oetomo. Serahterima jabatan berlangsung di kantor Bank Indonesia Yogyakarta, Senin (23/11).

Sebelum menduduki jabatan Pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta, Sutikno adalah Kepala Biro Sekretariat Kantor Pusat Bank Indonesia Jakarta. Sutikno juga pernah menjabat Kepala Cabang Bank Indonesia di sejumlah daerah seperti Solo, Jember, dan Medan.

Adapun Tjahjo Oetomo yang menduduki jabatan Pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta sejak April 2008 itu, kini memasuki masa pensiun.

“Pada era otonomi daerah saat ini, Pemimpin Bank Indonesia diharapkan semakin meningkatkan peranan untuk memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian kondisi perekonomian yang kondusif,” pesan Ardhayadi kepada Sutikno dalam pidato pelantikannya.

Sementara Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X, berpesan agar Pemimpin Bank Indonesia Yogyakarta agar tidak segan-segan melakukan dialog, komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder (pemangku kepentingan) untuk memajukan perekonomian Yogyakarta.

HERU CN

Info Grafis

  • Mereka dan Perannya

    Oey Hoey Tiong dan Rusli Simandjuntak divonis empat tahun penjara.

  • Akhirnya Terjerat Juga

    Akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi pun menetapkan besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sebagai tersangka.

  • Menghadang Badai Ekonomi

    Baru saja negeri ini bangkit, cobaan sudah datang lagi. Pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mencegah ambruknya ekonomi negeri ini.

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan