Ubud Writers Festival 2007 Digelar
Kamis, 20 September 2007 | 09:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Yayasan Saraswati menggelar Ubud Writers Festival IV pada 25-30 September mendatang di Ubud, Bali. Sebanyak 80 penulis dari 16 negara serta 20 penulis Indonesia turut meramaikan ajang tahunan itu. Diharapkan penulis muda Indonesia mampu menyerap ilmu dari para tamu asing ini.
Direktur Festival Janet De Neefe mengatakan festival bertema 'Sekala Niskala' ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak penulis. “Ini merupakan perpaduan antara Timur dan Barat yang magis dan mistis,” kata Janet dalam konferensi pers di Goethe Haus, Jakarta, Rabu (19/9).
Sekala Niskala adalah bahasa Bali berarti sesuatu yang tampak dan tidak tampak. Konsep ini merupakan dasar filosofi masyarakat adat Bali yang merupakan dua dimensi yang saling bertalian dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. “Lebih pada pengalaman dan pikiran pribadi bagaimana melihat diri sendiri,” ujar wanita asal Melbourne, Australia ini.
Beberapa penulis asing yang turut ambil bagian dalam acara ini, antara lain pemenang Man Booker Prize 2006 Kiran Desai (asal India), pemenang Penghargaan Puisi Internasional Struga Bridges Angelo Suarez (Filipina), Tokoh Penyair Muda Belanda Hagar Peeters, penyair Cyril Wong (Singapura), Xinran (Cina), hingga pendogeng muda India yang penuh misteri Rana Dasgupta. Dari Indonesia turut hadir Anand Krishna, Dorothe Rosa Herliany, Ratih Kumala, Ahmad Tohari, dan lainnya.
Mereka akan mengisi berbagai acara diskusi, workshop, bedah buku, memasak, pembacaan puisi, melintas alam Ubud, dan lainnya. Diharapkan para penulis asing dan Indonesia dapat saling bertukar pengalaman.
Tito Sianipar





