Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Bulan Penuh Film
Rabu, 05 Maret 2008 | 18:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Bulan Film Nasional (BFN) kembali bergulir. Acara yang dihelat oleh Kineforum Dewan Kesenian Jakarta itu sebulan penuh pada Maret ini untuk menyambut Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret mendatang. Tema yang diusung kali ini lanjutan dari tema BFN sebelumnya pada 2007, yakni "Sejarah Adalah Sekarang".

Meski temanya sama, BFN kali ini mengambil jenis film berbeda. BFN akan mengajak masyarakat memperhatikan Sinematek Indonesia sebagai satu-satunya arsip film yang menyimpan sejarah film Indonesia. Ajang tahun ini memutar film klasik ataupun kontemporer.

Sebagai pembuka film Indonesia, BFN membidik film-film yang pernah diperankan Suzanna. Menurut Manajer Program Kineforum Lisabona Rahman, pemilihan film Suzanna ini bertujuan menguak sisi lain Suzanna. "Selama ini Suzanna hanya dikenal sebagai bintang film horor, padahal ada sisi lain yang unik," ujarnya.

Sisi lain itu adalah penampilannya dalam film Asmara Dara yang membuatnya menyabet penghargaan artis cilik terbaik. Selain Asmara Dara, film lain diputar, seperti Darah dan Doa, Sundel Bolong, dan Nyi Blorong.

Film-film berlatar Kota Yogyakarta juga akan terangkum, seperti dalam film Enam Djam di Djogdja, Cintaku di Kampus Biru, dan Anne Van Jogja. Film berlatar kota pelajar ini dipilih karena kerap menjadi pilihan para sineas untuk menggarap film.

Film yang bertajuk perempuan, cinta, dan perkawinan juga akan menjadi salah satu pilihan. Boleh pilih dari film tua berjudul Tiga Dara hingga yang paling anyar Get Married.

BFN juga akan menampilkan film-film Indonesia dalam versi prasensor. "Ini untuk melihat kembali perkembangan acuan institusi kontrol kreativitas," ujar sutradara Riri Riza. Film 3 Hari untuk Selamanya yang disutradarai Riri itu menjadi salah satu film yang diputar.

Selain pemutaran film, ada peluncuran buku katalog dua bahasa Film Indonesia 2008 karya J.B. Kristanto dan buku karya Prima Rusdi tentang para pekerja film. Pameran sejarah bioskop dalam bentuk foto dan diskusi musik serta mini konser soundtrack film nasional juga akan mewarnai perhelatan ini. l AGUSLIA HIDAYAH


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118672 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Menabrak Pakem Seni Trimatra
Sophan Meninggal Dalam Perjalanan Ke Rumah Sakit
Sophan Sophian Ingin Jadi Duta Besar
Soetrisno Bachir Keliling Jawa Tengah
Politikus Sophan Sophian Dikabarkan Meninggal

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data