Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sensasi Cinta
Minggu, 09 Maret 2008 | 19:43 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Bagaimana rasa singkong keju? Ya, bila cara menggoreng singkong serta memadukan cokelat dan keju tepat, bisa jadi sensasi rasanya bakal luar biasa. Namun, jika kualitas singkongnya payah, cokelat dan keju pun tidak enak. Yang muncul hanya sebuah kejengkelan, "Singkong lagi, singkong lagi!"

Keingintahuan tentang rasa semacam itulah yang muncul ketika melihat adegan awal film ini. Sedari awal sudah bisa ditebak, kira-kira seperti apa penulis skenario, Aline Brosh McKenna, bakal mengakhiri kisahnya. Namun, penonton jadi bertanya, bagaimana McKenna, yang sebelumnya sukses lewat The Devil Wears Prada, meramu kisahnya hingga penonton harus menyimak tiap scene yang disodorkannya? Akankah menjadi kisah dengan sensasi luar biasa, atau sebaliknya, memunculkan kejengkelan lama, "Cinta lagi, cinta lagi!"

Kisah cinta ini awalnya bergulir dari seorang pegawai kantor perancang pesta pernikahan bernama Jane Nichols (diperankan oleh Katherine Heigl). Dia tak hanya perancang pesta, tapi juga tampil sebagai pendamping pengantin dengan gaun khusus sesuai dengan tema pesta pernikahan. Dari ketekunannya bekerja itulah, Jane punya koleksi 27 gaun yang berbeda tema.

Sejak pertama kali bekerja di kantor itu, Jane menaruh hati pada bosnya, George (Edward Burns). Menurut Jane, ada begitu banyak pertanda yang mengisyaratkan bahwa George mencintainya. Namun, persis wanita Jawa, Jane tidak berani berterus terang kepadanya.

Dalam situasi itu, Tess (Malin Akerman), adik kandung Jane, datang. Tanpa diduga, George jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Tess. Merasa ada lelaki mapan, tampan, dan kaya raya yang mendekatinya, Tess pun berusaha membalas cintanya dengan mengumbar kebohongan yang menggunung. Tess mengaku memiliki banyak kesamaan dengan George, mulai gemar anjing hingga vegetarian.

Repotnya, George sering meminta Jane mengatur pertemuannya dengan Tess. Maka bisa dibayangkan, betapa remuk hati Jane menghadapi situasi ini. Apalagi Jane akhirnya dipaksa menjadi pengelola acara pernikahan pria idamannya itu dengan Tess.

Berbagai persoalan pun jadi beban berat bagi Jane. Dia harus sadar bahwa bosnya ternyata tidak menaruh hati padanya. Tak hanya itu, dia harus melihat pujaan hatinya dibohongi habis-habisan oleh adik kandungnya sendiri. Beban tersebut akhirnya meledak ketika Jane tahu, gaun pengantin mendiang ibunya dirombak habis oleh Tess hingga tinggal rendanya yang tersisa. Jane pun "mengamuk". Rencana pernikahan Tess dan atasannya akhirnya dibatalkan. "Kamu ternyata tidak pernah memikirkan orang lain," kata Jane kepada Tess di puncak kemarahannya.

Tema yang sangat umum ini digarap sutradara Anne Fletcher sehingga terasa lebih Indonesia ketimbang kebanyakan film komedi lokal yang belakangan menjamur. Persoalan yang diangkat tidak mengada-ada. Dialog dan adegan yang diusung juga tidak mengobral idiom yang biasanya muncul dalam situs-situs porno. Ini masih didukung akting prima Katherine Heigl.

Dan, oh ya, seperti pembicaraan tentang singkong keju tadi, film ini memang punya sensasi yang lebih dari sekadar komedi romantis tentang cinta. l NUR HIDAYAT


Judul Film: 27 Dresses
Sutradara: Anne Fletcher
Penulis: Aline Brosh McKenna
Genre: Komedi romantis
Pemain: Katherine Heigl, Edward Burns, Malin Akerman, Judy Greer
Produksi: Fox 2000 Pictures
Durasi: 107 menit


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk118869 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Jenazah Sophan Sophiaan Tiba Di Rumah Duka
Jenazah Sophan Tiba Di Bandara Soekarno Hatta
DKI Sisir Kawasan Radio Dalam
Rumah Duka Sophan Sophian Dikerumuni Wartawan
Menabrak Pakem Seni Trimatra

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data