Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Tiga Piala untuk Vino
Senin, 31 Maret 2008 | 11:43 WIB

TEMPO Interaktif, : Jumat malam lalu adalah momen penting bagi aktor muda Vino Bastian. Malam itu, dalam perhelatan Indonesia Movie Award 2008, ia menyabet tiga piala Layar Emas. Dalam festival film yang diadakan RCTI ini, ia meraih penghargaan untuk kategori pasangan terbaik, pasangan terfavorit, dan pemeran utama pria terfavorit.

Ketiga penghargaan itu diberikan atas penampilannya dalam film Radit dan Jani karya sutradara Upi. Dalam film tersebut, ia bermain bersama Fahrani.

Ia tampak semringah. Awalnya, ia diumumkan menang untuk dua kategori, yakni pasangan terbaik dan pasangan terfavorit. "Menang jadi pasangan terfavorit dan pasangan terbaik rasanya bahagia. Tapi saya pingin juga dapat penghargaan untuk akting saya sendiri," ujarnya setelah menerima piala.

Doa itu seolah langsung didengar Yang Maha Kuasa. Vino, yang sudah kembali duduk di bangku penonton, kemudian berdiri lagi. Namanya disebut sebagai pemenang pemeran utama pria terfavorit. Sambil memegangi topi hitamnya, ia pun berlari menuju panggung. Kedua tangannya merentang ke atas siap memeluk penghargaan bergengsi itu.

Jika melihat pesaing saya, aktor muda yang pernah main dalam film Catatan Akhir Sekolah ini pantas diacungi jempol. Vino mampu mengalahkan pesaingnya yang lebih senior, seperti Deddy Mizwar, Tora Sudiro, Dwi Sasono, dan Nicholas Saputra.

"Doa saya langsung terkabul," ujarnya mengelus piala. Nominasi ini memang berat. Tadinya, Vino sudah kepalang pesimistis. "Berat banget, ada Deddy Mizwar dan Tora Sudiro," katanya. Apalagi, dia melanjutkan, film Radit dan Jani yang dibintanginya tak sejajar pamornya dengan Nagabonar Jadi 2.

Tebaran kegembiraan kala itu juga mampir untuk film Nagabonar Jadi 2. Film yang mampu menyita perhatian jutaan masyarakat pada 2007 ini mendapat penghargaan untuk kategori film terfavorit, pemeran utama pria terbaik, dan peran yang mencuri perhatian. Kategori pemeran utama pria terbaik diraih oleh Deddy Mizwar.

Kategori peran yang mencuri perhatian diraih Julian Kunto. Dalam film Naga Bonar Jadi 2, Julian berperan sebagai seorang polisi berperawakan kecil dan berwajah polos yang menghadang bajaj yang membawa Naga Bonar. "Kemenangan ini di luar dugaan saya," ujar Julian.

Selain mereka, beberapa pemain lain diganjar piala, di antaranya Dina Olivia (film Mengejar Mas-mas) kategori pemeran utama wanita terbaik, Tio Pakusadewo (Quckie Express) kategori pemeran pembantu pria terbaik, Nirina Zubir (Get Married) kategori pemeran utama wanita terfavorit, dan Sandra dewi (Quickie Express) kategori pendatang baru terfavorit.

Dalam ajang kedua kalinya ini, IMA 2008 dikhususkan pada peran atau akting aktor dan aktris. Dari 40 film yang beredar pada 1 Maret 2007 sampai 30 Januari 2008, terpilih 11 film untuk masuk nominasi.

RCTI sebagai penyelenggara membagi dua model penjurian, yakni oleh pemirsa dan juri. Kategori-kategori untuk favorit dipilih oleh pemirsa lewat pesan pendek. Sementara itu, kategori terbaik dipilih oleh juri yang terdiri dari Niniek L. Karim, Didi Petet, Ratna Riantiarno, Darwis Tradi, Arswendo Atmowiloto, Jajang C. Noer, dan El Manik. l AGUSLIA HIDAYAH

Dari Arsip Majalah TEMPO
Album | 07 Pebruari 2005
Penghargaan | 15 Desember 1998
Selamat untuk Goenawan  | 27 Oktober 1998
Penghargaan  | 13 Oktober 1998
Penghargaan  | 17 Mei 1999
Surat Pembaca | 02 Agustus 2004
Mereka yang Bersinar dalam Gelap  | 02 Agustus 2004
Album | 25 Oktober 2004
Anak SMU Juara Olimpiade Astronomi  | 12 Juli 2004
Kemenangan di Penghujung Pekan  | 28 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Tempo Anugrahkan Penghargaan pada Tujuh Pemberantas Korupsi 2007
Cristine Hakim Beri Award di Bali Taksu Film Festival
Kalla Akan Danugrahi Gelar Ulupati di Ambon
Indonesia Terima Penghargaan Medali Demokrasi
Spanduk Penghargaan Buta Aksara Dibakar
Achmad Bakrie Award Tanpa Romo Magnis
Penemu Lubang Biopori Dapat Penghargaan
Wakil Indonesia Menang Eco-Minds 2007
Bekasi Berikan Award Kepada Lima Seniman
Penghargaan Widyakrama Untuk 12 Kepala Daerah
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120106 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< March,2008>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data