Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Karya Perupa Muda
Jum'at, 04 April 2008 | 15:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dua lukisan dipajang berdekatan. Salah satunya berjudul Open 24 Hours yang mengetengahkan gambar mirip hati kudus Yesus Kristus dengan warna-warni seperti lampu bercahaya. Di sisi kanan lukisan karya Beatrix Hendriani ini terdapat tulisan "24 Hours" yang juga seperti lampu bercahaya, layaknya yang banyak terdapat di kafe-kafe.

Tepat di sebelahnya, dipajang lukisan berjudul MMC 1/Giovanni 2,16 karya Reza Afisina. Lukisan berukuran 15 x 100 sentimeter itu memvisualkan gambar sesosok perempuan yang sedang duduk di tangga depan gereja dengan posisi menantang. Di belakangnya, seorang biarawati berdiri sebagai latar pada lukisan yang berwarna hitam-putih ini.

Dua lukisan tersebut adalah bagian dari 150 lukisan yang kini dipamerkan di Edwin's Gallery hingga 6 April mendatang. Pameran bertajuk "Survey" ini mengikutsertakan 68 seniman muda dari berbagai pelosok Indonesia yang berumur di bawah 35 tahun. "Ini semacam memberi kesempatan bagi yang muda. Jangan melihat yang sudah eksis saja," kata pemilik galeri, Edwin Rahardjo, kepada Tempo.

Memang menarik mencermati perkembangan karya seniman muda Tanah Air. Sekilas kedua lukisan itu menggambarkan ide yang nyeleneh dari seniman tentang dunia mereka saat ini. Penggambaran Yesus dengan label buka 24 jam di satu sisi memberikan gambaran dunia iman yang selalu terbuka, sementara di sisi lain, menyandingkannya dengan lambang buka 24 jam sepertinya keimanan bukanlah sesuatu yang sakral lagi.

Lukisan karya Reza bahkan terlihat lebih vulgar. Penggambaran sosok wanita tanpa celana dalam yang duduk mengangkang di depan gereja dengan latar seorang biarawati memberikan kesan pembenturan dua dunia yang bertolak belakang. "Karya-karya mereka boleh dibilang merupakan gambaran masyarakat sekarang," ujar Edwin. Apa yang tersaji dalam "Survey", Edwin melanjutkan, merupakan sesuatu yang aktual dan kontemporer dalam dunia seni rupa Tanah Air.

Kurator pameran, Kuss Indarto mengatakan pameran ini sebagai pemetaan atau perhelatan pemanduan bakat atas perkembangan kreatif seniman muda. Kecenderungan seniman muda tersebut, kata Kuss, memiliki pola beragam yang lebih banyak tertarik pada identitas abu-abu. "Yakni eksplorasi pada potret diri atau tubuh beserta segenap aspek personalitasnya," Kuss menuliskan dalam catatan kuratorialnya.

Keriuhan tema yang ditorehkan dalam kanvas bisa kita temui dengan enteng dalam pameran ini. Lihat saja karya-karya abstrak milik Sigit Tamtomo, Francy Vidriaani, Putu Wirantawan, hingga Edward Enrico. Belum lagi karya milik A.T. Sitompul berjudul Nitipke Awak 2/3 dan Masa Depan Itu, Ya Sekarang, 2/3 yang mengetengahkan teknik tebal tipis garis yang membentuk pola tertentu dalam lingkaran dan elips.

Selain kanvas, perupa muda lainnya menghadirkan karya dalam medium yang berbeda, yakni pada tripleks (karya Donna Arissuta), kertas (Duto Hardono), dan cermin (I Made Widya Diputra). Selain karya-karya dwimatra, terselip karya trimatra milik Tisa Granicia dan Yuli Prayitno.

Menurut Edwin, pameran ini akan membantu membentuk networking yang memang menjadi kebutuhan seniman muda. Tidak cuma itu, bagi sepuluh seniman terbaik, Edwin berencana akan mengikutkannya dalam pameran-pameran di luar negeri yang merupakan bagian dari jaringan Edwin's Gallery. l TITO SIANIPAR


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kanvas Perang
Cantik Luar-Dalam
Seni Rupa Jalanan
Palangkaraya Gelar Pameran Hari Museum Internasional
Dari Sampah sampai Polusi
Pesta Sketsa
Laku Dua Perupa
Ekspresi Wajah Zhao Nengzhi
Goresan Lima Serangkai
Pameran Kartun Internasional Digelar di Bali
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120483 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data