Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Dunia Miffy
Kamis, 10 April 2008 | 14:38 WIB

TEMPO Interaktif, : Di tengah hujan protes terhadap film pendek berjudul Fitna yang dibikin oleh anggota parlemen Belanda, Geert Wilders, seorang perempuan muda asal Belanda, Bonny van Sighem, malah terbang ke Jakarta. Ia tahu soal penolakan warga muslim Indonesia atas film itu. Tapi senior registrar di Centraal Museum Utrecht, Belanda, itu tidak takut.

"Kenapa harus takut? Saya yakin orang tidak akan marah pada saya," ujarnya kepada Tempo, Jumat malam lalu. Malam itu, ia membuka pameran tokoh komik Miffy di Erasmus Huis, Jakarta. Sebagai penggiat museum, Bonny mampir untuk memperkenalkan tokoh komik ciptaan Dick Bruna, 80 tahun, tersebut kepada khalayak Indonesia.

Miffy adalah sosok kelinci dengan petualangan sehari-hari yang dekat dengan kehidupan anak kecil. Buku komiknya telah diterjemahkan ke dalam 40 bahasa dan terkenal terutama di Eropa. "Ceritanya simpel dengan teks berima," ujar Bonny.

Buku Miffy diterbitkan pertama kali pada 1955 dan selalu ditampilkan sebagai sosok anak kelinci yang manis dan sederhana. Bruna menciptakan Miffy dalam kisah tentang tuan dan nyonya Pluis yang dikaruniai anak perempuan.

Belakangan, sosok Miffy juga mengalami banyak perubahan, yakni telinga yang sudah tidak terlalu panjang, kepala yang semakin bulat, dan tanda silang pada mulut yang semakin jelas. "Bukan karena Miffy semakin tua, melainkan karena Bruna terus menyempurnakan sosok Miffy," kata Bonny.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi mengatakan tokoh Miffy memberi inspirasi tentang dunia anak-anak yang bersih, spontan, dan kreatif. "Ini bisa mengingatkan orang dewasa untuk tidak melupakan (dunia) anak-anak," ujar pria berkacamata yang sering disebut Kak Seto ini.

Menurut pencipta tokoh Komo ini, sosok kelinci sangat cocok dan bersahabat dengan anak-anak. "Karena lincah, lucu, dan tidak menggigit," ujarnya. Gambar Miffy yang sederhana, kata Seto, juga punya nilai positif lainnya. "Gambar ini merangsang imajinasi dan menginspirasi anak-anak, bahwa menggambar itu mudah," kata dia.

Dalam pameran yang berlangsung hingga 22 Mei mendatang itu, dipajang 120 dari 5.000 karya Bruna yang dimiliki Centraal Museum, dari desain poster, kartu pos, silk screen, cover buku, lukisan, cetakan, hingga perangko. Selain tokoh Miffy, turut dipamerkan tokoh-tokoh lain yang merupakan ciptaan Bruna, seperti Beruang Hitam (Zwarte Beertjes) dan Poppy Pig.

Dick Bruna adalah pewaris perusahaan penerbitan A.W. Bruna & Zoon yang oleh ayahnya diplot untuk memimpin perusahaan. Namun, kegemarannya menggambar membawanya sebagai seniman komik ternama Belanda. Periode 1952-1975, Bruna bekerja di perusahaan ayahnya sebagai desainer grafis. Setelah itu, ia lebih memilih mencipta sendiri karyanya.

Total sebanyak 120 buku cerita bergambar yang sudah dihasilkan pria tiga anak ini. Sebanyak 30 buku di antaranya adalah Miffy yang terjual lebih dari 85 juta kopi di seluruh dunia. l TITO SIANIPAR

Dari Arsip Majalah TEMPO
Kembali ke Arok, Kembali Dekoratif | 11 April 2005
Formula 1, Bukan Gereja | 04 April 2005
Yang Duduk di Atas Sampah | 28 Maret 2005
Litani Tubuh Hijau | 28 Maret 2005
Sirih, Kopi, dan Calon Ahli Waris | 21 Maret 2005
100 Tahun Empu Damar Kurung | 21 Maret 2005
Mendengar Para Kartunis Bicara | 07 Maret 2005
Benda-Benda yang Bermigrasi | 28 Pebruari 2005
Sayap-sayap Lie Fhung | 21 Pebruari 2005
Keindahan pada Sebuah Kursi | 14 Pebruari 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

UGM Pamerkan 40 Foto Karya Peter Sanders
Pameran Foto Ranah Minang di Taman Budaya Padang
Solo Gelar Pameran Piringan Hitam
Sanur Village Festival 2007 Digelar
Ajang Printemps Francais 2007 Telah Tiba
Pameran Foto Mengenang Karsten
Goresan Lima Serangkai
Pameran Kapal Bersejarah
Renungan tentang Waktu
Membungkus Makna dalam Poster
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk120922 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data