Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Teater Sunda Kiwari Masuk Rekor MURI
Rabu, 30 April 2008 | 10:43 WIB

TEMPO Interaktif, Bandung:Teater Sunda Kiwari meraih rekor ke-3.070 Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pelaksana Festival Drama Bahasa Sunda terlama.

“MURI memberikan penghargaan ini pada Jumat lalu di Semarang,” ujar R Dadi P Danusubrata, sutradara sekaligus penanggung jawab Teater Sunda Kiwari di Bandung hari ini.

Menurut Dadi, penghargaan itu diberikan karena Teater Sunda Kiwari telah menggelar Festival Drama Bahasa Sunda selama 20 hari pada tanggal 11 Februari–1 Maret lalu di Gedung Kesenian Rumentang Siang Bandung. “Acara itu diikuti oleh 70 kelompok teater,” ujar Dadi.

Dadi menambahkan, rekor MURI ini diperoleh atas usulan yang diajukan Kelompok Diskusi Kota Bandung Kidul, Rumah Baca Buku Sunda, Panglawungan Pangarang Sastra Sunda, dan Yayasan Perceka. “Jadi rekor ini sebenarnya bukan target yang ingin diperoleh dari festival itu,” kata Dadi.

Keempat kelompok itu menilai Teater Sunda Kiwari layak diapresiasi karena mampu bertahan sebagai kelompok teater Sunda selama 33 tahun. Teater ini juga dinilai bisa menjadi teladan konkret bagi semua pihak yang mencintai kebudayaan Sunda.

Dalam festival tersebut, kata Dadi, para peserta harus memilih untuk menampilkan satu dari enam naskah yang ditawarkan panitia. Keenam naskah itu adalah “Rorongo” karya Arma Djunaedi, “Badog” karya Dipa Galuh Purba, “Jeblog” karya Nazarudin Azhar, “Karikatur nu Gelo” karya Arthur Supardan Nalan, “Akalna si Apin” karya Moliere, yang disadur oleh Rosyid E Abby, dan “Randu Jalaprang” karya Tatang Sumarsono.

Rana Akbari Fitriawan


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Monolog Anak Baru Gede
Dunia Animasi Indonesia-Jerman
Demi Makmur
Di Batas Kematian
Oliver Tersesat di Jakarta
Matinya Toekang Kritik
Merdeka dalam Guyonan
Pentas Merdeka Secara Jenaka
Si Buta dari Gua Hantu di Makassar
Pentas Wayang Padang di TIM
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk122251 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap
Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar

<< April,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data