Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Breakdance Berpadu dengan Reportoar Mozart
Jum'at, 16 Mei 2008 | 14:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Enam lelaki muda kekar berdiri dengan dua tangan. Kaki mereka melayang di udara, lalu berputar seperti gasing. Aksi mereka diiringi musik tradisional Korea yang dibawakan Lee Ji Hee dan Cho Hyo Ju dengan berpakaian tradisional negeri itu. Kedua perempuan itu duduk syahdu di pinggir panggung.

Aksi breakdance yang dipadu musik tradisional itu dipertontonkan oleh kelompok B-Boy Myo Sung Dance Company di Senayan City, Jakarta, Senin lalu. Acara itu dihelat Kedutaan Republik Korea untuk Indonesia dan Korea Tourism Organization.

Pertunjukan berlangsung dua sesi: siang dan sore. Meski satu sesi pertunjukan hanya berlangsung sekitar 20 menit, penonton, yang umumnya belia, tampak begitu menikmati. Apa pun yang dilakukan para breaker itu disambut dengan teriakan histeris.

Pertunjukan ini memadukan musik dari repertoar klasik mozart lewat alat musik kayageum yang dipetik hingga perkusi, seperti buk, yang berwujud seperti gendang berbentuk barel.

Selagi musik mengalun dengan berganti irama, para personel yang berbalut pakaian serba putih khas Korea dengan ikat pinggang lebar ini mulai meliuk-liukkan tubuh. Anak-anak muda tersebut bergantian unjuk gigi dalam gerakan popping (lompatan), gerak robot, hingga locking (mengunci).

Mereka kemudian berbaris rapi dan bergerak seirama. Keringat mengucur dan teriakan pun menggema. "Tidak disangka responsnya semeriah ini," ujar Chadol, salah satu personel kelompok itu setelah tampil.

Koreografer Myo Sung, Seol Jin Ho, mengaku memang aksi-aksi B-Boy tengah digemari di negerinya. "Untuk itu, saya mencoba membuat yang beda," ujarnya. Berangkat dari ketertarikannya terhadap ragam budaya, ia pun mulai mengkolaborasikan seni Barat itu dengan balutan musik tradisional Korea.

Pertunjukan pertama di Indonesia ini, menurut Jin Ho, sebagai gerbang perkenalan. "Sebelumnya, Myo Sung pernah tampil di Malaysia, Singapura, Cina, Thailand, dan London," ujarnya.

Mereka juga pernah mendapat sambutan hangat saat tampil di sejumlah pentas dunia, di antaranya World Hip-hop Clan Event, The Edinburgh Fringe Festival, The Battle of the Year B-Boy Competition, The R16 Korea Urban Arts Festival, dan UK B-Boy Championships.

Jika belum sempat menyaksikan pertunjukan singkat, penggemar B-Boy bisa menonton aksi mereka lewat video YouTube yang sengaja dikirim Jin Ho untuk memperkenalkan grupnya pada dunia. l AGUSLIA HIDAYAH


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk123207 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Ibu Tewas Tertabrak Bus Transjakarta
Kejaksaan Sudah Periksa 7 Orang
Tersangka Bom Ikan Ditangkap
Banyuwangi Dapat Rp 7 Miliar
Purwakarta Tunda Proyek Rp 26 Miliar

<< May,2008>>
MSnSl RK JS
    01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data