close

Bersaing Jadi Idola Cilik

Rabu, 09 Juli 2008 | 14:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: -- Setelah bertarung dalam arena pentas Idola Cilik di RCTI, kini hanya Angela dan Kiki yang bertahan. Memasuki babak final, dua kandidat penyanyi cilik ini berjuang memperebutkan gelar sebagai idola cilik pertama di Indonesia. Bukan cuma tenar, tapi dapur rekaman telah menanti mereka untuk membuat album perdana.

Selain tampil sebagai penyanyi cilik, para finalis Idola Cilik akan diajak main film dan sinetron musikal produksi RCTI. "Finalis akan tetap dipelihara biar eksis," ujar Harsiwi, Direktur Program Idola Cilik, dalam jumpa pers di Jakarta, Senin lalu.

Babak final Idola Cilik bakal digelar pada Sabtu, 12 Juli, sore di MGK Kemayoran, Jakarta, dan Rapor Idola Cilik pada Sabtu, 19 Juli sore. Konsep babak final pun dibuat spektakuler dengan tema ratu dan raja. "Angel dan Kiki akan menjadi ratu dan raja sehari," ujarnya.

Untuk penampilan menyanyi di final nanti, Angel akan berduet dengan Gita Gutawa, sedangkan Kiki dipasangkan dengan Delon. Ada permainan harpa saat penampilan Kiki, dan biola pada penampilan Angel. "Konsep acara Rapor Idola Cilik akan dibuat seperti semi-operet," ujarnya.
Kiki dan Angel merupakan finalis yang telah melewati persaingan selama lebih dari tujuh bulan sejak audisi di tiga kota yang diikuti sekitar 9.000 orang.

Animo pentas anak-anak ini mendapat sambutan meriah. RCTI berencana menggelar Idola Cilik 2. "Audisi akan diperluas sampai di 10 kota besar," ujar Harsiwi. AGUSLIA HIDAYAH

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Topik :

Komentar Anda [1] :

  • Ada deh

    aku dah ikt auds icil 2 d jkrta oh ya kpn sih di br tahkn yg lolos babak seleksi balas ya oh y itu nma fs aku & paswordnya 25021997 jangan lupa balas ku tunggu!!!!!!!!!!!

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan