Emil Salim: “Ekonomi Melemah pada Semester I”
Jum'at, 11 April 2003 | 11:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pendapat Emil berbeda dengan prediksi Kwik Kian Gie soal akibat perang pada ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semster pertama tahun 2003 akan melemah. Tapi, pada semester berikutnya diharapkan akan tumbuh kembali. "Mungkin tidak seperti yang diharapkan semula (4 persen)," kata ekonom senior Emil Salim di sela-sela peluncuran buku Deklarasi Johanesberg Mengenai Pembangunan Berkelanjutan di Jakarta, Jumat (11/4).
Menurut dia, pertumbuhan ekonomi akan kembali menguat bila Indonesia berporos pada pembangunan ekonomi di Asia, khususnya Cina, India, dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Indonesia, katanya, harus menjalin hubungan dagang dengan negara-negara tersebut. "Karena Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang pertumbuhan (ekonom)nya mulai turun," ujar Salim sambil memperagakan penurunan ekonomi ketiga negara itu dengan tangannya.
Pendapatnya berbeda dengan perkiraan Ketua Bappenas Kwik Kian Gie yang menyatakan pascaperang ekonomi malah booming. “ Sejarah menunjukkan demikian,” katanya kemarin seperti tertulis di situs berita Tempo Interaktif.
(SS Kurniawan)





