Pemerintah akan Divestasi 3,9 Persen Sahamnya di Indocement
Rabu, 22 Oktober 2003 | 19:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia Melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara akan melakukan divestasi 3,9 persen kepemilikan sahamnya di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk kepada HeidelbergCement.
"BUMN telah menerbitkan pemberitahuan (put option notice) kepada Heidelberg akan menjual sekitar 143 juta sahamnya di Indocement kepada perusahaan tersebut," demikian isi release yang diterima Tempo News Room, Rabu (22/10) sore.
Saham tersebut mewakili sekitar 3,9 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh Indocement dan penerbitan put option notice tersebut merupakan bagian dari persyaratan yang terdapat pada perjanjian antara HeidelbergCement dan pemerintah.
Harga per lembar saham yang dijual senilai Rp 2.462,49 yang memberikan premium kepada pemerintah sebesar 36,8 persen di atas harga penutupan pada 22 Oktober 2003 sebsar Rp 1.800.
Penjualan ini akan dilakukan melalui mekanisme tutup sendiri (crossing) di Bursa Efek Jakarta pada tanggal 30 Oktober 2003. Dana yang didapatkan rencananya akan digunakan untuk APBN sebesar US$ 41 juta atau Rp 352 miliar.
Menurut Deputi Menteri BUMN Bidang Restrukturisasi dan Privatisasi Muhammad Yamin, pelaksanaan put option ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah terhadap program privatisasi. Sejauh ini, pemerintah sudah cukup puas dengan kinerja Indocement.
Dengan divestasi ini, jumlah kepemilikan saham HeidelbergCement di Indocement, menurut Thierry Dosonge, Presiden Direktur perusahaan tersebut, menjadi 65,1 persen. Sedangkan kepemilikan pemerintah menjadi berkurang dari 16,9 persen sebelumnya.
Fitri Oktarini - Tempo News Room





