Menteri Keuangan: Tahun 2004 Penuh Ketidakpastian
Rabu, 22 Oktober 2003 | 23:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Keuangan Boediono menyatakan, 2004 merupakan tahun yang penuh ketidakpastian. ?Oleh karenanya saya berharap DPR menyadari bahwa tidak perlu ada eksperimen kebijakan baru,? katanya dalam acara diskusi tentang Inpres No 5 Tahun 2003 tentang kebijakan ekonomi pasca IMF yang diadakan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta, Rabu (22/10) siang.
Boediono sendiri enggan mengungkapkan yang disebutnya sebagai eksperimen kebijakan baru tersebut. Yang jelas, menurutnya, usulan-usulan yang dikemukakan oleh para wakil rakyat di Senayan, haruslah melihat kemungkinan kondisi stabilitas ekonomi tahun depan.
Dalam pandangan Boediono, Indonesia saat ini baru saja keluar dari ICU dengan melepaskan diri dari hubungan dengan IMF. Stabilitas fiskal dan moneter baru saja mulai meletakkan landasannya. Pada saat bersamaan akan melaksanakan Pemilu legislatif dan eksekutif. ?Saya melihat tahun depan adalah tahun ketidakpastian,? katanya.
Pada saat ini, kata Boediono, prioritas pemerintah adalah mempertahankan stabilitas ekonomi yang dapat menjadi dasar bagi upaya pemulihan ekonomi. ?Kalau suasana tenang maka aktivitas pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan baik,? ujarnya.
Amal Ihsan - Tempo News Room





