Allianz Life Catat Pendapatan Premi Rp 481,4 Miliar

Rabu, 05 November 2003 | 21:02 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Allianz Life sampai 30 September 2003 berhasil mencatat pendapatan premi sebesar Rp 481,4 miliar. Angka ini naik 89 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2002.

Pada tahun ini kontribusi terbesar berasal dari asuransi jiwa individu sebesar 73,7 persen, asuransi kesehatan 20 persen, dan asuransi jiwa kumpulan 6,3 persen. Sedangkan risk based capital (RBC) sebesar 194 persen pada kuartal ketiga tahun ini.

“Sampai Desember 2003 kami menargetkan pendapatan premi sebesar Rp 730 miliar. Untuk 2005 kami menargetkan bisa mencapai pendapatan premi Rp 1,7 triliun dan market share 8,9 persen,” kata Presiden Direktur PT Asuransi Allianz Life Indonesia Jens Reisch.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Keuangan Allianz Life Rianto Djojosugito mengatakan pada tahun depan kemungkinan Allianz Life sudah bisa memulai mendapatkan keuntungan sehingga akan lepas dari suntikan dana dari Allianz pusat di Jerman.

Dia juga mengatakan Allianz Life pernah mengirimkan proposal ke Jerman mengenai rencana ekspansi besar-besaran dalam jangka waktu lima tahun. Anggaran yang disodorkan sebesar Rp 400 miliar.

Menurut Rianto, sampai kuartal keempat suntikan dana sudah hampir secara keseluruhan. “Tahun 2004 adalah tahun terakhir kami mendapat tamabahan modal. Pada tahun itu juga kami akan mulai profitable,“ katanya.

Sementara itu untuk membangun merek di pasar agar masyarakat bisa melihat kembali komitmen Allianz di Indonesa dan kekuatan finansialnya, Alianz Life akan melakukan kampanye iklan di sejumlah media masa. Mereka mengalokasikan dana untuk kampanye iklan untuk pasar Indonesia sebesar 1 juta euro.

Selain itu Allianz juga akan melakukan investasi dalam bidang teknologi sebesar US$ 1,6 juta. Pada pers, Presiden Direktur Allianz Life mengatakan berkomitmen untuk mengembangkan operasinya di bidang asuransi di Indonesia. Jika perlu mereka akan mengakuisisi perusahaan yang sejenis dengan portofolio kesehatan.

“Sudah ada rencana tapi kami masih melihat peluang apakah kondisi kesehatan (perusahaan yang akan diakuisisi) memenuhi kriteria kami atau tidak,” kata Jens Reisch.

Allianz Life adalah perusahaan asuransi patungan yang saat ini berada dalam peringkat 10 besar dari sepuluh perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Perusahaan ini memiliki lebih 200 cabang di 70 lokasi yang tersebar di 35 kota yang menangani 250 ribu nasabah individu maupun korporasi.

Perusahaan ini berkembang di Asia Pasifik dan pada 2002 Allianz grup mencapai total penjualan sebesar 2,3 miliar euro dari bidang asuransi jiwa dan kesehatan. Sedangkan premi kotor sebesar 1,6 miliar euro didapatkan dari operasinya di bidang asuransi umum di Asia Pasifik.

Fitri Oktarini - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim