Pemerintah Dinilai Tidak Konsisten
Selasa, 18 November 2003 | 00:23 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Penetapan sembilan hari libur menghadapi Idul Fitri oleh pemerintah dinilai tidak tepat untuk kelancaran dunia usaha di Indonesia. Hal ini diungkapkan Sekretaris Eksekutif Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Tulus T.H Tambunan kepada Tempo News Room di Jakarta, Selasa (18/11).
"Saya rasa ini tidak konsisten dengan usaha kita untuk pemulihan (ekonomi)," kata Tambunan. Menurutnya, Indonesia satu-satunya negara yang terlalu banyak memberi hari libur.
Tambunan melihat, penetapan libur sembilan hari kerja tidak ada sama sekali nilai positifnya bagi dunia usaha secara makro. Dia mencontohkan, perbedaan waktu antartempat sampai satu hari saja merepotkan, apalagi libur berlarut-larut. "Itu sungguh menghambat seperti pembayaran L/C dan transaksi lainnya," kata Tambunan.
Muchamad Nafi - Tempo News Room





