close

Indofood Sukses Makmur Targetkan Penjualan Naik 20 Persen Tahun 2004

Jum'at, 21 November 2003 | 16:34 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Manajemen Indofood Sukses Makmur mentargetkan penjualan akan naik 20 persen tahun depan. Sementara, sampai akhir tahun ini, penjualan perusahaan mi ini ditargetkan mencapai Rp 19 triliun. Salah satu cara mendongkrak penjualan dengan meluncurkan program kerja sama penjualan produk Indomie dengan sejumlah bank. Direktur Utama Indofood Sukses Makmur, Eva Riyanti Hutapea pada pers usai penandatanganan kerjasama dengan Bank Mandiri dalam penerbitan mitra card di gedung Bank Mandiri, Jakarta, Jumat (21/11).

Indofood dan Bank Mandiri meluncurkan Indomie Bank Mandiri Card. Kartu, yang berupa kartu kredit, berfungsi sebagai tanda keanggotaan mitra Indofood untuk pengusaha kecil dan menengah. "Kami merencanakan untuk setiap merek dagang akan mempunyai co-branding dengan bank. Yang segera diluncurkan adalah Bimoli Mitra Card," kata Eva Riyanti.

Program baru ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan produk Indomie sebesar 20 persen. Namun Eva tidak menjelaskan secara rinci berapa nilai penjualan yang bisa ditingkatkan melalui program tersebut. Yang pasti, dia menghitung bisa meningkatkan jumlah pedagang mie rebus di Indonesia sampai 50 persen. Saat ini, kata Eva, ada sekitar 17 ribu pedagang mie rebus dengan omset Rp 3,5 triliun.

Sebelumnya, Indofood melakukan kerjasama dengan sejumlah bank. Antara lain dengan Bank Permata dengan menerbitkan kartu Indofood Permata Card (IPC). Lalu dengan BRI melalui program warung barokah dimana BRI menyalurkan kredit untuk membuka warung sebesar senilai Rp 5 juta yang memasarkan produk Indofood.


Fitri Oktarini – Tempo News Room

  • Share on Facebook
  • Print
  • Send

Komentar Anda :

Kirim Komentar

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar:

Kode Verifikasi :

Masukkan Kode :

Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi Tempo Interaktif. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan