Indonesia Power akan Bangun Pembangkit Listrik

Selasa, 16 Desember 2003 | 18:01 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Indonesia Power akan membangun beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dua PLTU akan dibangun di Jambi dan PLTA akan dibangun di Jawa Barat.

Dirut PT Indonesia Power Firdaus Akmal, di Jakarta, Selasa (16/12), mengatakan saat ini sudah mulai dirintis pembangunan pembangkit skala kecil. Dua PLTU yang akan dibangun di Jambi memiliki kapasitas 2x7 megawatt. Masing-masing dibangun di Samalangun dan Bungo. Pembangunan diperkirakan membutuhkan waktu 1,5 tahun, sehingga ditargetkan pembangkit sudah bisa berproduksi tahun 2005.

Sementara PLTA akan dibangun di Rajamandala, Jawa Barat. Posisinya berada di antara Saguling dan Cirata. Pembangunan pembangkit berkapasitas 60 megawatt itu membutuhkan waktu dua tahun dan diperkirakan tahun 2006 sudah bisa dioperasikan.

Akmal menjelaskan, untuk membangun pembangkit tersebut dibutuhkan dana sekitar US$ 14 juta per pembangkit. Untuk pendanaannya, sebagian besar menggunakan dana internal. Indonesai Power juga tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama dengan investor asing. Sejauh ini telah ada investor asal Cina dan Korea yang berniat ikut serta. Tapi, masih dilakukan negosiasi lebih
lanjut.

Untuk membangun pembangkit, Indonesia Power melakukan analisa pasar. "Pertimbangannya tentu adalah kebutuhan, bukan karena keinginan perusahaan," kata dia. Dalam hal ini Indonesia Power akan mempertanyakan ke PLN tentang kebutuhan listrik di daerah-daerah tersebut.

Akmal yakin PLTA masih efektif. Pihaknya akan menjaga agar hulu sungai di Saguling tidak sampai kekeringan. Bila di hulu kering, akan berdampak kekeringan pula di hilir.

Sementara itu, kata Firdaus, pihaknya juga tengah melakukan perbaikan pembangkit Suralaya, Jawa Barat. Ia memastikan perbaikan tidak akan memakan waktu lama dan diperkirakan akan selesai pada 22 Desember 2003. Perbaikan dilakukan terhadap unit tujuh.

Retno Sulistyowati - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim