Pertamina akan Kembangkan LPG Plant dan GTL

Kamis, 18 Desember 2003 | 20:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pertamina akan membangun mini liquid petroleum gas (LPG) plant di Buliyan, Jambi. Ini merupakan bentuk dari upaya pengembangan gas bumi di Indonesia.

Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Bambang Nugroho, di Jakarta, Kamis (19/12) mengatakan bahwa proyek LPG plant itu saat ini sedang pada tahap penelitian. "Masih berupa modal," kata dia.

Pertamina juga tertarik untuk mengembangkan gas to liquid (GTL). Selama ini, kata Bambang, yang ada di benak masyarakat dalam pengembangan lapangan gas adalah untuk memproduksi liquid natural gas (LNG) atau gas alam cair. Padahal produksi gas bentuknya bisa bermacam-macam.

Untuk mengelola proyek itu Pertamina telah bekerja sama dengan berbagai pihak, misalnya dengan Japan National Oil Company (JNOC) untuk riset dan pengembangannya. Dalam proyek itu, yang akan dikembangkan terutama adalah gas alam yang memiliki kandungan CO2 tinggi. "Ini merupakan teknologi tinggi," kata dia.

Lapangan gas yang akan dikembangkan untuk proyek tersebut adalah Lapangan Matindok atau Donggi di Sulawesi. Lapangan tersebut memiliki cadangan gas yang tinggi dan yang telah ditemukan 1,5 tcf. Saat ini, menurut Bambang, sedang dalam proses untuk memastikan cadangan sebesar 5 tcf. Ia mengatakan Pertamina menargetkan cadangan per ambil dari lapangan tersebut mencapai 7-8 tcf.

Bambang menjelaskan, bisnis GTL ke depan sangat menarik dengan kelebihan tidak memerlukan biaya investasi yang tinggi karena prosesnya lebih sederhana daripada LNG. Selain itu, kilang yang diperlukan juga kecil, tidak sebesar kebutuhan kilang untuk LNG.

Retno Sulityowati - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim