Gas Arun Diprioritaskan Untuk Pabrik Pupuk Iskandar Muda
Rabu, 24 Desember 2003 | 12:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah akan memprioritaskan produksi gas lapangan Arun untuk pabrik pupuk Indonesia Muda II. Bila masih ada, gas akan disalurkan ke pabrik pupuk lainnya di Aceh. Demikian dikatakan Purnomo Yusgiantoro, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menanggapi krisis berkurangnya produksi gas di lapangan Arun, di Jakarta, Rabu (24/12).
"Arun memang sedang mengalami krisis produksi gas yang disebabkan penuaan usia. Arun sudah berproduksi 30 tahun lebih, sementara kontrak dengan pabrik gas sudah berlangsung selama 20 tahun," kata Purnomo. Ladang gas di Aceh ini terikat kontrak untuk memasok gas ke beberapa pabrik pupuk di Aceh. Selain itu, lapangan Arun juga ditargetkan untuk menjual gas ke luar negeri.
Menurut Purnomo ada batas minimal operasi lapangan gas yang tidak bisa dilampaui. Maklum, jumlah produksi memang tergantung pada sistem operasi. "Sistem operasi di lapangan Arun mempunyai batas minimal sehingga produksinya tidak bisa di genjot terus. Kalau batas ini bisa dilampaui, saya senang, karena kita bisa memasok PIM dan LNG sekaligus. Tapi ada kendala teknis tentang kelayakan sistem LNG," kata Purnomo.
Multazam - Tempo News Room





