Pemerintah akan Terbitkan Surat Jaminan Pembayaran
Kamis, 29 Januari 2004 | 19:15 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah akan segera menerbitkan surat jaminan pembayaran (guarantee payment) atas rencana pembelian gas alam cair (LNG) dari luar negeri sebesar lima kargo. Surat jaminan itu merupakan permintaan penjual sebelum LNG dikirimkan ke Indonesia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro, di Jakarta, Kamis (29/1), mengatakan gas tersebut akan digunakan untuk memasok industri pupuk di Aceh yaitu Pupuk Iskandar Muda (PIM)-I, PIM-2, dan ASEAN Aceh Fertilizer (AAS).
Sebelumnya pemerintah telah memasok gas sebesar 75 scfd. Namun jumlah itu belum cukup. Karena itu, melalui Menperindag, mereka meminta tambahan pasokan.
Purnomo mengatakan, surat jaminan akan diterbitkan pemerintah bila ada kepastian bahwa Indonesia memang akan membeli gas tersebut. Jaminan tersebut diperlukan karena penjual akan mengirimkan LNG terlebih dulu ke Indonesia. Sedangkan pembayaran dilakukan di belakang. Karena itu surat harus diterbitkan sebagai jaminan bahwa Indonesia akan melunasinya.
Untuk pembelian gas dari luar negeri itu, pemerintah harus mengeluarkan anggaran yang lebih besar. Karena harga gas di pasar spot saat ini melambung, menyusul tingginya permintaan pasar. "Jadi kita tetap tombok," kata dia.
Retno Sulistyowati - Tempo News Room





