Steady Safe Akan Terbitkan Obligasi Rp 150 Miliar

Senin, 09 Februari 2004 | 15:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Steady Safe Tbk. berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 150 miliar pada kwartal IV tahun ini. "Dananya akan kami gunakan untuk meremajakan taksi dan bus," kata Direktur Utama PT Steady Safe Tbk. Jopie Widjaya pada pers usai peluncuran taksi Kia Rio di Jakarta, Senin (9/2) siang.

Menurut Jopie, pada tahun 2004 perusahaan yang bergerak di bidang jasa transportasi ini akan meremajakan sekitar 3.500 taksi dan 1.000 bus. "Kami usahakan bisa terpenuhi semua sampai akhir tahun ini," katanya.

Direktur Keuangan Steady Safe Agus Soegiarto mengatakan pihaknya membutuhkan dana untuk peremajaan armada bus dan taksi. Setidaknya untuk taksi baru dibutuhkan dana Rp 120 juta per unit, untuk bus baru Rp 650 juta per unit, dan untuk bus bekas Jepang Rp 150 juta per unit. "Saat ini sudah ada 400 taksi baru dan 50 unit bus bekas Jepang," kata Agus.

Termasuk di antara 400 taksi baru tersebut adalah 125 unit taksi Kia Rio yang baru saja dioperasikan awal minggu ini. Khusus untuk taksi Kia Rio ini, Steady Safe mendapatkan pinjaman dari Bank Artha Graha senilai Rp 150 miliar.

Dari 3.500 izin taksi yang dimiliki perusahaan anggota konsorsium Jakarta Ekspress Trans ini, hanya sekitar 1.000 unit taksi yang beroperasi di seluruh Jakarta, 400 di antaranya taksi baru.

"Sisanya, karena kondisinya, tidak mungkin operasi, karena tidak laik jalan dan sebagainya," kata Agus. Sementara dari 1.000 bus, hanya 300 bus yang beroperasi. Sisanya tidak beroperasi dengan alasan yang kurang lebih sama.

Sementara itu, sampai akhir tahun 2003 perusahaan bisa membukukan pendapatan Rp 35-40 miliar dan mengantongi laba bersih sebesar Rp 15 miliar.

Tahun ini, dengan peremajaan sejumlah armada yang ada diharapkan bisa mendorong pertumbuhan pendapatan hingga 10 persen. "Laba bersih kami harapkan mencapai Rp 20 miliar," ujarnya.

Fitri Oktarini - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: