Japfa Comfeed PHK 1.200 Karyawan

Kamis, 11 Maret 2004 | 19:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Japfa Comfeed Tbk., perusahaan peternakan ayam terpadu, akhirnya memutuskan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 1.200 karyawannya.

Pemutusan hubungan kerja ini akibat wabah flu burung dan perbedaan pungutan pajak pertambahan nilai. Demikian penjelasan Sekretaris Perusahaan Japfa Comfeed Christine R. Wibisono kepada Bursa Efek Jakarta, Kamis (11/3).

Christine menjelaskan, perlakuan yang berbeda dalam pengenaan pungutan pajak pertambahan nilai (PPN) antara produk ayam potong perseroan dengan produk ayam potong perorangan menyebabkan produk perseroan kurang mampu bersaing di tingkat konsumen.

"Wabah flu burung yang melanda juga berimbas pada kurangnya minat konsumen untuk membeli atau makan daging ataupun telur ayam," aku Christine. Perseroan mengaku pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp 10 miliar di luar peralatan hatchery atau penetasan bibit akibat dampak wabah flu burung.

Karena dua hal tersebut di atas, Japfa Comfeed kemudian memutuskan untuk melakukan efisiensi, antara lain dengan menutup unit usahanya di Indoensia, termasuk memecat 1.200 karyawannya. "Proses PHK sudah sesuai hukum, tidak ada permasalahan," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, dalam suratnya kepada Bursa Efek Jakarta, Christine mengatakan perusahannya tengah mengkaji kemungkinan relokasi pabriknya di Sidoarjo dan Tangerang. Perusahaannya juga tengah melakukan upaya pemulihan kinerja perseroan dengan memperbesar investasi mereka di India dan Myanmar.

Ia menjelaskan, Japfa telah merintis usaha di India dan Vietnam yang kondisi pengembangan usahanya sangat kondusif sehingga kemungkinan perusahaan akan berkonsentrasi memperbesar usaha di dua negara tersebut.

Fitri Oktarini - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim