APHI Akan Gelar Munas Luar Biasa

Selasa, 16 Maret 2004 | 13:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Anggota Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) sepakat akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada 30 Maret 2004. "Lebih dari 2/3 anggota sudah menyetujui Munaslub itu," kata Ketua Panitia Munaslub, Hartadi, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (16/3).

Lewat Munaslub, diharapkan citra APHI dapat kembali baik diiringi pengelolaan yang baik pula. "Munaslub perlu, karena adanya perpecahan antar pengurus, ada persoalan keuangan yang tidak dilaporkan secara transparan dan terutama masa bakti kepengurusan dewan Pengurus APHI Pusat habis pada 28 Juli 2003," kata Hartadi. Sayangnya, kata Hartadi, dewan pengurus tidak segera mengadakan Munas, padahal persoalan usaha kehutanan sudah sangat serius.

Beberapa anggota dan pengurus APHI telah berkali-kali mengingatkan supaya Munas segera diadakan. Tidak segera melaksanakan, dewan pengurus justru menerbitkan surat keputusan penundaan Munas. Hingga rapat kerja APHI di Denpasar dilaksanakan beberapa waktu lalu, keputusan tentang Munas belum juga ada. Menurut Hartadi, tidak adanya keputusan dari dewan pengurus untuk melaksanakan Munas lantaran terkait dengan pemilihan umum (Pemilu). "Padahal tidak ada kaitannya Pemilu dengan organisasi. Karena ketua umumnya caleg, jadi masih nunggu dia lolos atau tidak?" kata Hartadi. Walau demikian, kata Hartadi, Munaslub tidak akan jadi dilaksanakan jika sebelum 30 Maret 2004 dewan pengurus mau menetapkan waktu munas.

Sebelumnya, Ketua Umum APHI Adiwarsita Adinegoro membantah adanya Munaslub. "Itu isu semata. Jika ada Munaslub, itu inskonstitusional," katanya. Bahkan menurut Wakil Ketua APHI, Abdul Fattah, saat ini baru lima anggota yang mengirim surat mengajukan Munaslub itu.

Mawar Kusuma WKM - Tempo News Room

TOPIK






Komentar Anda

Kirim