Menperindag: Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

Rabu, 17 Maret 2004 | 12:44 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Selama masa kampanye pemilihan umum ini, Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Rini MS Soewandi memastikan pasokan kebutuhan pokok tetap mencukupi dengan harga relatif stabil. "Yang akan saya perhatian khusus adalah minyak goreng. Saya akan mencoba menstabilkan harga dikisaran Rp. 5.100," kata Rini, usai melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional Rawamangun Jakarta, Rabu (17/3).

Menurut Rini, dirinya sengaja datang ke pasar tradisional untuk mencek kabar naiknya harga seperti yang diberitakan media massa. Adanya kenaikan harga seperti sayur mayur, kata Rini, memang sudah terjadi sebelum masa kampanye. Musim hujan mengakibatkan panen berkurang, sehingga harga jadi naik. "Pada musim kemarau, harga tomat hanya Rp. 800-1.000 perkilo, cabai merah Rp. 11-12 ribu perkilo. Tapi sekarang, harga tomat mencapai Rp. 6.000-8.000 perkilo, cabai merah Rp. 15 ribu perkilo," kata Rini.

Stabilnya harga juga tampak pada produk ayam. Menurut Rini, harga dan konsumsi ayam sudah bagus. Saat ini, harga telor ayam berkisar Rp. 6.000 perkilo. Sementara, harga ayam berukuran sedang berkisar Rp. 12 ribu perekor. Harga daging sapi juga masih normal, berkisar Rp. 36-38 ribu perkilo.

Yang menjadi perhatian khusus, kata Rini, justru pada kenaikan harga minyak yang saat ini berkisar Rp. 5.500-5.600 perkilo. Sejak dua minggu lalu, harga minyak terus naik dan sampai sekarang tidak turun. Sedikit banyak memang terimbas kenaikan harga CPO internasional. Padahal, pada waktu hari raya lalu, para produsen sudah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga di pasar dalam negeri, yaitu berkisar Rp. 5.100-5.500 perkilo. Untuk itu, hari ini Rini berencana akan memanggil produsen CPO dan minyak goreng agar dapat menyelesaikan persoalan.

Khusus pada masa kampanye ini, Rini mengatakan, akan lebih memperhatikan jalur distribusi kebutuhan pokok. "Besok saya akan ke daerah mencek itu. Jumat, saya akan cek ke Pasar Induk Kramat Jati," katanya. Sampai sekarang, dirinya menjamin kelancaran jalur distribusi itu. "Karena tim terkait, seperti kepolisian, Departeman Perhubungan dan dinas-dinas di daerah, terus berkoordinasi," katanya.

Anastasya - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim