Penurunan Indeks Bukan Pengaruh Kampanye

Rabu, 17 Maret 2004 | 17:13 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Selama sepekan indeks turun hingga level 716,18 point, seiring dengan pelaksanaan kampanye partai politik (Parpol) pemilihan umum (Pemilu) 2004. Tapi ternyata, penurunan indeks tidak dipengaruhi kampanye Pemilu itu. "Kalaupun ada, kecil pengaruhnya," kata Direktur Utama PT. Bursa Efek Jakarta (BEJ), Erry Firmansyah, di Jakarta, Rabu (17/3).

Menurut Erry, melemahnya indeks lebih dikarenakan meledaknya bom di Madrid, Spanyol yang menewaskan 200 orang. Akibat peristiwa itu, indeks di bursa-bursa internasional juga melemah, termasuk di Jakarta. Tapi juga ada hal lain yang mempengaruhi penurunan itu, yaitu tidak tercapainya volume ekonomi Amerika Serikat dan rencana bank sentral Amerika untuk menaikkan suku bunga. "Sehingga pasar menunggu," kata Erry.

Selama ini, BEJ sering mengacu pada nilai indeks di bursa Thailand. Sehingga tidak heran, penurunan dan kenaikan bursa Jakarta dan Thailand selalu mirip. Tapi kali ini, penurunan indeks lebih dirasakan bursa Thailand yang sudah mencapai level dibawah 700. "Para pialang di pasar saham Jakarta cukup berimbang, antara pialang asing dan pialang lokal. Meski ada penurunan, pialang lokal sudah bisa lebih aktif," kata Erry.

Hari ini saja, kata Erry, nilai indeks saham gabungan di bursa Jakarta sudah menunjukkan tanda-tanda kenaikan. Sehingga diharapkan, kenaikan akan terus berlanjut walau tetap tidak bisa diprediksikan. "Ini mekanisme pasar, kami tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi, jika kampanye dan Pemilu aman, indeks bisa naik lebih tinggi lagi," katanya.

Bagja Hidayat - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim