Menteri Pertanian Sidak ke Pasar Tradisional
Jum'at, 19 Maret 2004 | 10:39 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Untuk memantau kenaikan harga saat kampanye dan menjelang Pemilu Menteri Pertanian, Bungaran Saragih, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional Mayestik, Jumat (19/3). Dalam sidak ini, Bungaran didampingi para pejabat ekselon I dari Departemen Pertanian yang terdiri dari Direktorat Holtikultura, Direktorat Perikanan, Direktorat Tanaman Pangan dan Direktorat Perternakan.
Sidak dimulai pukul 09.00 WIB. Bungaran beserta rombongan meninjau tempat penjualan kebutuhan pokok, seperti penjual beras, terigu, gula serta sayur-sayuran. Menurutnya, harga saat ini masih normal. "Lonjakan yang ada, hanya terjadi pada beberapa sayuran. Hal itu terkait dengan pergantian musim, bukan karena adanya kampanye," kata Bungaran.
Dari pengamatan Tempo News Room, beberapa harga yang naik di antaranya tomat. Semula dijual Rp 3.000 atau Rp 4.000 perkilogram naik mencapai Rp 8.000 perkilogram sejak empat hari lalu. "Sampai saya tidak membeli tomat, karena harganya yang sangat tinggi," kata seorang penjual sayuran.
Sedangkan harga ayam, saat ini sudah mulai stabil. "Sebelum flu burung harga ayam mencapai Rp 12.000 per potong untuk ayam sedang. Pada saat ada flu burung, harga turun sampai Rp 6.000 atau Rp 7.000. Tapi sekarang sudah kembali normal lagi," kata ibu Triladi seorang penjual ayam potong.
Rencananya, sehabis dari pasar Mayestik, sidak Menteri Pertanian ini akan dilanjutkan ke Hypermarket Carrefour, Lebak Bulus. Sampai berita ini diturunkan, rombongan sudah meninggalkan Pasar Mayestik.
Muhamad Nafi - Tempo News Room





