PLN Pastikan CNOOC Pasok PLTG Cilegon

Rabu, 24 Maret 2004 | 14:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Listrik Negara (PLN) membantah adanya pembatalan kontrak jual-beli gas oleh China National Offshore Oil Company (CNOOC). Dipastikan, negosiasi PLN dengan produsen gas itu telah selesai dilakukan.

Direktur Pembangkitan dan Energi Primer PT PLN (Persero), Ali Herman Ibrahim, di Jakarta, Rabu (24/3), menegaskan kedua pihak telah mencapai kata sepakat. Bahkan, perjanjian jual-beli gas sudah ditandatangani beberapa waktu lalu.

"Siapa bilang batal, sudah ada kontrak GSPA (gas sales purchase agreement)," kata dia. Masalah harga pun telah disepakati sebesar US$ 2,65-2,67 per mmbtu.

Dalam kontrak tersebut, CNOOC akan memasok gas sebanyak 100-120 juta kaki kubik per hari mulai tahun 2005. Gas akan dipasok dari lapangan lepas pantai di Pulau Pabelokan, Kepulauan Seribu. Gas tersebut akan digunakan sebagai bahan bakar pembangkit listrik milik PLN di Cilegon, Jawa Barat.

Menurut Ali, kemungkinan yang dibatalkan adalah penggunaan jaringan pipa gas milik Perusahaan Gas Negara (PGN). Rencananya, CNOOC memang akan membangun sendiri jaringan pipa distribusi dari lapangan gas ke pembangkit listrik di Cilegon. Biaya pembangunan pipa tersebut akan ditanggung sendiri oleh CNOOC.

Retno Sulistyowati - Tempo News Room






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: