Investasi Deposito Dana Pensiun Menurun
Rabu, 24 Maret 2004 | 23:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pertumbuhan investasi dana pensiun dalam bentuk deposito diperkirakan akan terus mengalami penurunan. Apalagi tingkat suku bunga deposito mengalami kecenderungan penurunan. "Apalagi kalau bunganya seperti sekarang, 6 persen," kata Ketua Umum Asosiasi Dana Pensiun Indonesia, Satino di sela seminar dan pameran investasi nasional di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/3).
Saat ini jumlah total investasi dana pensiun dalam enam jenis invetasi adalah Rp 43,44 triliun dengan total aktiva bersih Rp 45,71 triliun. Distribusi dana pensiun ini, lanjut dia, 80 persennya ada di Jakarta. Jenis investasi ini antara lain deposito, obligasi, saham, penyertaan langsung, tanah/bangunan, serta reksadana.
Investasi deposito sampai saat ini masih dominan dibanding investasi lainnya. Namun sejak 1998 investasi ini mengalami kecenderungan penurunan. Pada 1998 persentase deposito mencapai 70,72 persen dan menjadi 69,81 persen pada semester I tahun 2003.
Jenis investasi lain yang mengalami penurunan adalah investasi dalam bentuk saham (tahun 1998 sebesar 4,65 persen menjadi 3,56 persen pada 2003), penyertaan langsung (8,86 persen menjadi 5,59 persen) serta investasi tanah atau bangunan (9,90 persen menjadi 5,57 persen). Sementara investasi dana pensiun dalam bentuk obligasi dan reksadana terus memperlihatkan kenaikan. "Kemungkinan reksadana akan naik. Tapi yang agak lebih besar kenaikannya adalah obligasi negara," kata Satino.
Sampai semester I 2003, investasi obligasi menempati urutan kedua dengan persentase 12,39 persen. Padahal pada 1999, investasi ini masih menempati urutan lima. Pada tahun 1998, investasi dana pensiun dalam bentuk obligasi sebesar 5,34 persen. Satino menyebutkan perkiraan nilai investasi ini mencapai Rp 6 triliun. "Kebanyakan obligasi negara karena paling gampang. Kalau obligasi korporasi terbatas jumlahnya," kata dia.
Yandi M.R. - Tempo News Room





