PDB Triwulan I 2004 Tumbuh 3,54 Persen
Senin, 24 Mei 2004 | 16:16 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kinerja ekonomi Indonesia membaik pada triwulan I tahun 2004, bila dibandingkan dengan triwulan sebelumnya. Hal ini digambarkan oleh Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga konstan yang mengalami peningkatan sebesar 3,54 persen.
"PDB Indonesia pada triwulan I tahun 2004 meningkat sebesar 3,54 persen dibandingkan dengan triwulan IV (2003)," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) La Ode Syafiuddin di kantornya, Senin (24/5).
Dalam pemaparannya, perhitungan PDB tahun ini menggunakan tahun dasar 2000. "Karena tahun dasar tahun 1993 yang sebelumnya digunakan dirasa sudah terlalu lama, sehingga kurang mencerminkan struktur ekonomi saat ini," katanya. Sementara PDB tahun ini, bila dibanding triwulan yang sama tahun 2003 mengalami pertumbuhan sebesar 4,46 persen.
Menurut La Ode, perekonomian Indonesia yang diukur berdasarkan besaran PDB atas dasar harga berlaku pada triwulan I tahun 2004 mencapai Rp 551,6 triliun. "Sedangkan PDB atas dasar harga konstan adalah Rp 464 triliun," katanya.
Pertumbuhan PDB ini, jelasnya terutama disebabkan oleh tumbuhnya sektor pertanian karena jatuhnya musim panen pada triwulan I ini. "Pertumbuhan tertinggi disumbang oleh sektor pertanian sebesar 17,07 persen," katanya. Disusul kemudian oleh sektor perdagangan, hotel, restoran, sektor industri pengelolahan, sektor keuangan, sektor jasa dan sektor pengangkutan komunikasi.
Pengeluaran konsumsi rumah tangga pada triwulan I tahun 2004 bila dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2003 naik secara ril sebesar 0,56 persen. "Tapi pengeluaran konsumsi pemerintah menurun, minus 15,9 persen," katanya.
Adapun investasi fisik naik sebesar 0,02 persen, ekspor barang jasa naik 1,97 persen, dan impor barang jasa naik sebesar 0,72 persen.
Dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2003, jelasnya, terjadi peningkatan pada semua komponen penggunaan. Pengeluaran konsumsi pemerintah meningkat 12,75 persen, pengeluaran konsumsi rumah tangga meningkat 5,71 persen, dan investasi fisik meningkat 4,24 persen. "Sedangkan impor meningkat 6,54 persen dan ekspor meningkat 0,85 persen," katanya.
Anastasya - Tempo News Room





