Pan Brother Bagi Keuntungan
Jum'at, 28 Mei 2004 | 17:10 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Pan Brother Tbk (PBRX) akan membagikan dividen atau keuntungan tunai sebesar Rp 1,92 miliar atau Rp 5 per saham yang merupakan 30 persen laba bersih 2003 sebesar Rp 5,82 miliar. Perolehan laba 2003 ini menurun dibanding tahun 2002 sebesar Rp 16,15 miliar sebagai dampak menguatnya rupiah tahun lalu.
Usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Mulia, Jumat (27/5), Direktur Keuangan PBRX, Anne Patricia Sutanto mengatakan rasio dividen ini menurun dibanding tahun sebelumnya sebesar 35,7 persen. Menurutnya sebanyak Rp 3,7 miliar digunakan sebagai laba yang ditahan sementara Rp 200 juta dipakai sebagai dana cadangan.
PBRX merupakan industri garment dengan orientasi ekspor yang berlokasi di Tangerang, Banten. Volume penjualan perusahaan ini mencapai USD 30,7 juta atau Rp 264,2 miliar pada 2003. "Diharapkan 2004 bisa naik 5 persen," kata dia.
Industri garment, lanjut Anne, sangat dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar rupiah. Dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2003, proyeksi dolar hanya sebesar Rp 8500. Menguatnya dolar ini mengakibatkan pasar PBRX terus meningkat. "Tapi tidak terlalu tajam," kata dia.
Sasaran pasar produk perusahaan ini, lanjut Anne, sebagian besar ada di Amerika Serikat. Selain itu, ekspor PBRX tersebar di Eropa Barat dan Timur, Kanada, Jepang, Australia, dan negara lainnya.
Yandi MR – Tempo News Room





