Seleksi Calon Deputi Gubernur Senior BI Segera Digelar
Senin, 31 Mei 2004 | 09:24 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Proses uji kelayakan dan kepatutan terhadap tiga calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) dijadwalkan berlangsung, Rabu pekan ini.
Kepastian itu diungkapkan Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan (Komisi IX) DPR Emir Moeis di Jakarta akhir pekan lalu.
Menurut dia, uji kelayakan bisa diselesaikan hari itu juga, karena parlemen sebenarnya hanya tinggal memilih dari ketiga calon yang telah disodorkan presiden. "Kami tanya-tanya sedikitlah untuk mengetahui visi misi mereka," katanya.
Ketiga calon yang dimaksud adalah mantan Deputi Gubernur BI Miranda Swaray Goeltom, Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono, dan Kepala Perwakilan BI di Tokyo, Jepang, Budi Rochadi.
Ketiga nama itu diusulkan Presiden Megawati Soekarnoputri ke DPR beberapa waktu lalu, untuk menggantikan Anwar Nasution yang masa jabatannya akan segera berakhir. Anwar sendiri belakangan dicalonkan sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan yang proses seleksinya juga bakal digelar pekan ini.
Menurut Emir, seleksi calon Deputi Gubernur Senior BI akan dilaksanakan setelah komisi menyelesaikan uji kelayakan dan kepatutan para calon Ketua BPK pada 1 Juni. "Persis setelah itu, tanggal 2, baru dilakukan uji kelayakan Deputi Gubernur Senior BI," tuturnya.
Wakil Ketua Komisi Keuangan DPR Paskah Suzetta secara terpisah membenarkan informasi yang disampaikan Emir. "Rabu besok kami akan laksanakan uji kelayakannya," ujarnya kepada Koran Tempo kemarin.
Meski begitu, Anggota Komisi Keuangan DPR Rizal Djalil menyatakan, berdasarkan hasil pembicaraan internal dengan sejumlah Ketua Komisi, dalam proses seleksi akan terdapat dua opsi yang ditetapkan DPR
Alternatif pertama, DPR akan menolak tiga nama yang dicalonkan Presiden. Alasannya, satu calon pernah ditolak oleh DPR tetapi diusulkan lagi, satu calon penuh dengan kontroversi sehingga dikhawatirkan bisa menimbulkan perlawanan dahsyat di internal BI, dan satu calon lagi baru diangkat sehingga terkesan hanya sebagai pendamping.
"Jadi, ada kemungkinan kami akan kembalikan ketiga calon itu ke Presiden,” ujarnya. “Biarkan pemerintah baru nanti yang mengusulkan.” Ia menambahkan, "Tidak masalah kalau pun tidak ada Deputi Gubernur Senior dalam beberapa bulan."
Alternatif kedua, DPR tetap melakukan seleksi terhadap ketiga kandidat pada hari itu juga.
Sam Cahyadi/Heri Susanto - Tempo News Room





