Paiton Energy Akan Bangun Pembangkit Listrik
Senin, 07 Juni 2004 | 17:18 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Paiton Energy akan melakukan ekspansi dengan membangun satu unit pembangkit listrik berkapasitas 800 megawatt di Probolinggo, Jawa Timur, dengan nilai investasi US$ 580 juta. Harga listrik yang diusulkan US$ 4,79 sen per kWh, belum mendapat persetujuan dari PLN.
Presiden Direktur Paiton Energy, Ronald Landry, di Jakarta, Senin (7/6), mengatakan pihaknya terus melakukan negosiasi dengan PLN menyangkut harga listrik. Diharapkan kesepakatan sudah bisa tercapai paling lambat akhir bulan ini.
Ronald menjelaskan, tarif yang diajukan kepada PLN saat ini sebenarnya lebih rendah dibandingkan tarif sebelumnya. Di dua unit pembangkit milik Paiton yang beroperasi di kompleks yang sama, harga yang berlaku adalah US$ 4,93 per kWh. Itu merupakan harga hasil restrukturisasi PLN, dari yang semula diusulkan 40 persen lebih tinggi.
Rencananya, pembangunan konstruksi akan dilakukan setelah tercapai kesepakatan yang dituangkan dalam perjanjian penjualan tenaga listrik (power purchase agreement/PPA). Tahap konstruksi diperkirakan akan memakan waktu tiga tahun, dimulai tahun 2005 hingga 2008.
Sama seperti pembangkit yang dimiliki sebelumnya, Paiton Energy juga akan menggunakan batubara sebagai sumber energi karena bisa mendapatkan batubara dengan harga 10-15 persen lebih murah daripada harga pasar untuk kontrak jangka panjang. Saat ini kontrak telah berjalan dengan beberapa produsen batubara di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur seperti PT Adaro, PT Arutmin, dan Kideco.
"Faktor ini memungkinkan bagi PLN untuk mempercayai kami," ujar Ronald. Untuk meningkatkan cadangan batubara, Paiton akan mengembangkan area penyimpanan yang dimiliki dari kapasitas yang ada sekarang 500 ribu ton, sehingga cadangan selama 45 hari bisa diperpanjang lagi.
Di kompleks Paiton, Jawa Timur, Paiton Energy memiliki dua unit pembangkit berkapasitas 1230 megawatt, dari delapan unit yang ada. Masing-masing unit (unit 7 dan unit 8) berkapasitas 615 megawatt. Dengan pembangunan satu unit pembangkit lagi maka kapasitas yang dimiliki Paiton Energy keseluruhan menjadi 2.030 megawatt.
Retno Sulistyowati - Tempo News Room





