Pemerintah Lakukan Hujan Buatan di Jawa
Rabu, 30 Juni 2004 | 18:32 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Permukiman dan Prasarana Wilayah Soenarno mengatakan pemerintah telah melakukan antisipasi kekeringan dengan penyemaian awan atau yang lebih dikenal dengan hujan buatan. Hal ini dilakukan terutama di Pulau Jawa.
Penyemaian dilakukan di Jawa Barat untuk mengisi Bendungan Jatiluhur dan Jawa Tengah untuk mengisi Waduk
Wadaslintang dan Kedung Ombo. "Langkah tersebut telah menunjukkan hasil yang memadai," ujar Soenarno di Jakarta, Rabu (30/6).
Soenarno menyatakan sampai saat ini cadangan air di beberapa waduk di Pulau Jawa masih normal, baik untuk kebutuhan air baku, air minum, industri dan pengairan. Khusus untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang semakin menurun efektifitasnya, saat ini Departemen Kimpraswil sedang melakukan evaluasi seluruh waduk yang ada di Indonesia.
"Apabila ternyata mengalami penurunan yang signifikan maka akan dilakukan hujan buatan kembali untuk mengisi beberapa waduk yang mengalami penurunan," Soenarno menambahkan.
Menurut Soenarno, kondisi di Pulau Jawa tidak seperti di Pulau Sumatera yang saat ini di beberapa waduk telah mengalami kekurangan air. Hal itu tidak diprediksi sebab perkiraan semula curah hujan di Pulau Sumatera cukup besar. Namun kenyataannya siklus cuaca berubah-ubah,
sehingga pasokan air di beberapa waduk di luar Pulau Jawa berkurang.
Penggunaan air di beberapa waduk di Indonesia, kata Soenarno, bobotnya lebih besar untuk kebutuhan PLTA dibandingkan untuk kebutuhan lainnya. Sehingga apabila kondisi cadangan airnya di ambang kritis maka yang diprioritaskan yakni kebutuhan air baku untuk air minum dan irigasi.
Agriceli - Tempo News Room





