Pendapatan Iklan Nasional Naik 24 Persen

Senin, 06 September 2004 | 20:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Industri periklanan merupakan industri yang cukup prospektif. Terbukti pada periode 2002 - 2003 lalu, pendapatan iklan nasional naik 24 persen dari Rp 13,4 triliun menjadi Rp 16,7 triliun. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), RTS Masli kepada Tempo News Room di sela-sela jumpa pers penganugerahan Citra Pariwara di kantornya, Jakarta, Senin (6/9).

Selain peningkatan pendapatan, Masli menjelaskan, jumlah perusahaan periklanan pun juga membengkak. "Dari 217 agency, saat ini ada 438 agency yang menjadi anggota PPPI," ujarnya. Perusahaan periklanan yang menjadi anggota PPPI, tambahnya, mencapai 98 persen dari seluruh perusahaan periklanan di Indonesia.

Peningkatan sebesar itu adalah karena semua kalangan pada saat ini berminat untuk beriklan. Termasuk perusahaan pemerintah (BUMN) dan peserta pemilu. "Pada tahun 1999, tercatat partai yang memperoleh kursi secara signifikan jumlahnya di DPR adalah partai yang beriklan," ujarnya.

Industri periklanan sendiri, menurut Masli, melihat semua keadaan sebagai opportunity (kesempatan). Termasuk saat perang Irak ataupun wabah penyakit SARS. "Pada saat SARS mewabah, agency cenderung memanfaatkan momen tersebut untuk mengiklankan agar mengkonsumsi produk multi vitamin pencegah SARS. Saat itu, kue iklan malah naik 0,8 persen," paparnya. Untuk di Indonesia sendiri, tambahnya, peningkatan kue iklan terbesar terjadi pasca masa krisis 1997-1998, yaitu sebesar 49 persen.

Dijelaskan Masli, media TV saat ini menyerap kue iklan terbanyak, yaitu sebesar 62 persen. Sedangkan media cetak, seperti majalah dan surat kabar, menyerap 70 persen, media radio menyerap 5 persen dan sisanya diserap oleh media outdoor.

Masli juga menilai, penganugerahan untuk insan periklanan, seperti ajang Citra Pariwara, mempunyai pengaruh positif terhadap perkembangan industri periklanan di Indonesia. Ajang Citra Pariwara ke 17 tahun ini akan dilaksanakan Sasana Budaya Ganesha Bandung, 10 September mendatang.

Rina Rachmawati - Tempo News Room

TOPIK






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: