Kredit Perbankan yang Belum Dicairkan Rp 135 Triliun
Rabu, 08 September 2004 | 17:47 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah mengungkapkan bahwa jumlah kredit perbankan yang belum dicairkan atau undisbursed loan mencapai Rp 135,3 triliun. "Ini jumlah yang sangat besar," katanya dalam acara rapat dengar pendapat dengan Komisi IX DPR di Jakarta, Rabu (8/9) siang.
Menurut Burhan, besarnya undisbursed loan ini menunjukkan bahwa sektor riil masih menunggu akibat adanya uncertainty atau ketidakpastian akibat pemilu presiden sebagai faktor risiko. "Dunia usaha masih belum yakin untuk mencairkan pinjaman yang sudah diterimannya," katanya.
Burhan berharap setelah pemilu presiden tahap kedua situasi ketidakpastian yang dirasakan dunia usaha akan hilang dan sektor riil mulai bergerak sehingga perekonomian akan dapat berjalan dengan lancar. "Karenanya saat ini mereka mencairkan pinjaman yang diterimanya secara bertahap," ujarnya.
Selain itu, kata Burhan, sektor riil juga saat ini tengah menunggu turunnya suku bunga akibat kecenderungan penurunan suku bunga yang ada dan setelah adanya kepastian usai terbentuknya pemerintahan yang baru.
Amal Ihsan - Tempo News Room





