BI Akan Kembangkan Asuransi Kredit Dengan Bantuan Pemerintah Daerah
Kamis, 16 September 2004 | 20:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Saat ini, Bank Indonesia (BI) sedang menyusun mekanisme untuk mengembangkan kembali asuransi kredit dengan bantuan pemerintah daerah (Pemda). Nantinya, Pemda akan bekerja sama dengan PT. Asuransi Kredit untuk menyediakan asuransi kredit yang akan dikucurkan kepada sektor usaha kecil dan menengah di daerah. "Pemda yang menyediakan dananya dan Askrindo sebagai pelaksananya," kata Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan BI, Mulyaman D Hadad di Jakarta, Kamis (16/9).
Selama ini, kata Mulyaman, pemda menggunakan dana yang dimilikinya untuk disalurkan sebagai kredit kepada UKM. Padahal fasilitas yang sama juga ditawarkan oleh bank umum, baik nasional dan swasta serta Bank Perkreditan Rakyat. "Dengan mekanisme asuransi kredit yang dananya dari pemda, akan tercipta efisiensi. Karena akan mendorong bank-bank yang ada di daerah untuk lebih ekspansif dalam menyalurkan kredit dengan dijamin oleh asuransi," kata Mulyaman yang juga mengatakan, nantinya BI akan menjadi fasilitator.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Indonesia Basel II Compliant, Arry Basuseno menyatakan, langkah yang akan dilakukan BI itu hanya bersifat band aid atau darurat untuk meningkatkan fungsi intermediasi perbankan. Permasalahan yang sesungguhnya jauh lebih besar dan tidak hanya melibatkan bank, tapi juga sektor riil sebagai debitur. Tingkat pinjaman yang belum dicairkan mencapai Rp. 135 triliun. Itu membuktikan ketidakpastian, kapasitas yang menganggur dan masalah lain dalam sektor rill kita," katanya.
Amal Ihsan - Tempo





