Struktur Organisasi Departemen Keuangan Dirombak
Jum'at, 17 September 2004 | 22:05 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Keuangan Boediono secara resmi merombak struktur organisasi Departemen Keuangan. Perombakan itu menandai reorganisasi departemen itu dengan terbentuknya dua direktotrat baru.
"Direktorat Jenderal Anggaran dipecah menjadi Ditjen Anggaran dan Perimbangan Keuangan dan Ditjen Perbendaharaan," kata Boediono saat melantik 55 pejabat Departemen Keuangan, Jumat (17/9).
Achmad Rohjadi yang selama ini menjabat Direktur Jenderal Anggaran kini menududuki jabatan barunya sebagai Direktur Jenderal Anggaran dan Perimbangan Keuangan. Sementara Mulia P. Nasution yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Akuntansi Keuangan kini sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan.
Menurut Boediono, pemisahan Ditjen Anggaran mengacu pada sistem internasional. Dengan pemisahan itu, katanya, fungsi perencanaan dan pelaksaan anggaran negara tak lagi dipegang satu direktorat jenderal saja.
Setelah reorganisasi ini, Ditjen Anggaran dan Perimbangan akan berfungsi sebagai perencana anggaran dan dilaksanakan oleh Ditjen Perbendaharaan. "Pemisahan ini akan meningkatkan check and balance anggaran," katanya.
Secara resmi Ditjen Anggaran dan Perimbangan bertugas merumuskan dan melaksanakan kebijakan standarisasi teknis kebijakan fiskal, APBN, dan perimbangan keuangan. Sementara Ditjen Perbendaharaan merumuskan dan melaksanakan kebijakan dan standarisasi teknis perbendaharaan sesuai kebijakan Menteri Keuangan.
Pemisahan ini juga, katanya, akan meningkatkan korporasi pemerintahan yang bersih karena akan menekan kebocoran anggaran yang selama ini terjadi. Kebocoran anggaran, katanya, terjadi karena peran perencana bersatu dengan pelaksana sehingga tak ada yang mengawasi distribusi dan pelaksanaan anggaran negara.
Dengan reorganisasi ini kini hanya ada lima direktorat jenderal di bawah Departemen Keuangan. Direktorat yang tak berubah adalah Ditjen Lembaga Keuangan, Ditjen Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai.
Sementara 53 pejabat yang dilantik merupakan pejabat eselon II yang akan ditempatkan di dua direktorat baru itu. Selain dua direktorat baru itu, Biro Hukum dan Humas Departemen Keuangan juga dipisah sendiri-sendiri. Kepala Biro Hukum tetap dipegang Maurin Sitorus dan Kepala Biro Humas dijabat Marwanto.
Bagja Hidayat - Tempo





