Saat ini, Harga BBM Dimungkinkan Naik
Selasa, 21 September 2004 | 16:19 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Saat ini, harga bahan bakar minyak sangat dimungkinkan untuk naik. "Secara teknis kenaikan itu tidak masalah," kata Kepala Bagian Pengkajian Ekonomi Keuangan dan Kerjasama Internasional Departemen Keuangan, Anggito Abimanyu di Jakarta, Selasa (21/9).
Menurut Anggito, kebijakan menaikan harga bahan bakar minyak akan menguntungkan. Karena ada sejumlah dana yang dialokasikan untuk subsidi, menjadi simpanan kas negara. Pembengkakkan subsidi menjadi Rp. 63 triliun sangat memberatkan keuangan negara. "Apakah subsidi itu tepat sasaran atau tidak? Karena selama ini, kebijakan subsidi minyak juga dinikmati kalangan menengah ke atas. Sehingga, kebijakan subsidi lebih banyak merugikan dibandingkan menguntungkan," katanya.
Kenaikan harga minyak, kata Anggito, juga tidak lepas dari kenaikan haga minyak di internasional. "Menaikkan harga minyak dari pilihan ekonomi, itu tidak terbantahkan. Di level teknis sendiri, tidak ada yang menghalangi pemerintah menaikkan harga minyak. Pilihan akhirnya, memang harus dinaikkan dan harus disesuaikan dengan harga internasional," katanya lagi.
Diperkirakan, kenaikan harga solar dan minyak tanah adalah terbesar menyumbang penghematan pengeluaran negara. Padahal, kenaikan kedua bahan bakar itu jelas sangat sensitif. Karena berhubungan langsung dengan masyarakat kelas menengah dan bawah. "Untuk itu, keputusan menaikkan harga minyak diserahkan ke pemerintah baru yang akan datang," kata Anggito lagi.
Bagja Hidayat - Tempo





