Dorodjatun: Indonesia Perlu Perbaikan Infrastruktur
Rabu, 22 September 2004 | 13:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Djakti mengatakan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi perlu dilakukan perbaikan infrastruktur. Saat ini, infrastruktur yang ada sudah sangat tidak memadai untuk mendukung laju perekonomian. "Memang infrastrukturlah yang tertinggal sekali (dalam pembangunan)," kata Dorodjatun di Hotel Hilton, Jakarta, Rabu (22/9).
Akibat tidak memadainya infrastruktur tersebut, sektor-sektor ekonomi mengalami kesulitan dalam menyelenggarakan usahanya. Dorodjatun mengatakan, selain tertinggal, infrastruktur yang ada sekarang sudah mengalami keparahan yang hebat.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi hingga lima persen akan sulit dicapai jika hal ini tidak segera diatasi. "Ini yang menyebabkan sulit sekali kita untuk berangkat ke lima persen," katanya. Dia mencontohkan, seperti jalan, gedung sekolah, rumah sakit, dan infrastruktur lainnya yang perlu segera ditangani.
Selain itu, saat ini sistem perbankan masih dalam proses pembenahan. Sehingga, sinergi untuk pembenahan infrastruktur masih mengalami kesulitan. "Ini menyebabkan dananya tidak ada, sangat kecil. Sedangkan luas wilayah kita sangat besar," ujarnya.
Selain infrastruktur fisik, infrastruktur sosial juga harus diperbaiki. Demikian juga pengembangan bursa efek sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi yang menurutnya saat ini belum memenuhi standar dengan negara asia lainnya. Oleh karena itu, Menko berharap, perekonomian mendatang bisa menindaklanjuti kebijakan yang telah dibuat. "Semoga dapat dilanjutkan saja apa yang sudah kita kerjakan," tambahnya.
Muhamad Nafi - Tempo News Room





