Pemerintah Baru Diharapkan Tidak Merusak Mekanisme Pasar
Selasa, 28 September 2004 | 21:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintahan baru mendatang diharapkan tidak membuat kebijakan-kebijakan yang bisa merusak mekanisme pasar. Salah satunya pemerintah tidak boleh terlalu mencampuri dunia usaha yang menimbulkan praktek monopoli.
"Mekanisme pasar itu harus dijaga betul, jangan sampai diidstorsi dengan intervensi campur tangan pemerintah yang berlebihan,“ kata Ketua Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Sutrisno Iwantono di Jakarta, Selasa (28/9). Jika pemerintah terlalu campur tangan, hal itu justru akan menimbulkan kontra produktif bagi perkembangan ekonomi sendiri.
Oleh karena itu pemerintah mendatang perlu memahami betul fungsi KPPU sebagai lembaga yang menjaga agar persaingan usaha di Indonesia ini berjalan dengan sehat. Sehingga keinginan untuk menyingkirkan lembaga ini seharusnya dihilangkan jauh-jauh dari pemikiran pemerintah mendatang. "Itu yang kita minta,“ kata Sutrisno.
Selain itu, pada masa mendatang diharapkan tidak ada lagi perlakuan istimewa kepada golongan tertentu baik secara politik maupun ekonomi. "Kita harap nanti tidak ada pihak-pihak tertentu diberikan keistimewaan tertentu, pihak lain didiskriminasi,“ harapnya.
Secara umum pemerintah mendatang diharapkan bisa membawa negara lebih baik dan keluar dari krisis selama ini. Demikian juga di bidang ekonomi. Cara-cara berbisnis yang sehat, efisien, produktif akan mempercepat proses pemulihan tadi.
Muchamad Nafi – Tempo





