RUPSLB Indosat Gagal Memutuskan Dirut Baru
Kamis, 30 September 2004 | 18:17 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Indosat hari ini (30/9) gagal menentukan direktur utama Indosat sebagai pengganti Widya Purnama.
Menurut Deputi Menteri BUMN Bidang Telekomunikasi, Pertambangan, Energi dan Industri Strategis Roes Aryawidjaya, masih ada yang harus dibicarakan antara Pemerintah Indonesia dengan Singapore Telecommunication Technology (STT). "Ada banyak hal yang mesti dibicarakan antara kita dengan STT," ujarnya.
Roes memastikan, nantinya direktur utama Indosat adalah orang Indonesia dan dari orang dalam Indosat sendiri. STT, menurut Roes, tidak mengajukan calon, tetapi STT masih membutuhkan waktu untuk membahas calon direktur utama.
Menurut Roes, karena belum adanya titik temu antara pemerintah dengan STT mengenai siapa yang akan menjadi direktur utama, maka 90 persen peserta RUPSLB menyetujui agar posisi direktur utama untuk sementara waktu dikosongkan.
RUPSLB hanya menyetujui pergantian beberapa direksi untuk periode sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2005.
Komposisi direksi Indosat, yaitu untuk Wakil Direktur Utama diduduki Ng Engho dari STT, Direktur Pengembangan Bisnis Wityasmoro Sih Handayanto, Direktur Pemasaran Seluler Hasnul Suhaimi, Direktur Telekomunikasi Tetap dan MIDI Wahyu Wijayadi, Direktur Keuangan Wong Heang Tuck, Direktur Corporate Service Sutrisman, Direktur Operasional dan Peningkatan Kualitas Raymond Tan, Direktur Teknologi Informasi Joseph Chan.
Roes menambahkan, Wakil Direktur Utama Indosat akan menjalankan tugas-tugas direktur utama sampai dengan ditunjuknya direktur utama oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan datang. Namun Roes tidak mau menjelakan kapan akan menyelenggarakan RUPS lagi. "Saya tidak tahu itu," katanya.
Erwin Daryanto - Tempo





