BEJ Masih Awasi Empat Saham Hingga Akhir Pekan Ini
Jum'at, 01 Oktober 2004 | 17:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Otoritas Bursa Efek Jakarta (BEJ) masih melakukan pengawasan terhadap empat saham yang mengalami kenaikan secara siginifikan. BEJ sudah memberikan surat kehati-hatian kepada anggota bursa untuk dua saham karena tidak ada aksi korporasi yang mendukung kenaikan itu. Sementara, dua lainnya masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.
Direktur Pemeriksaan, Pengawasan dan Hukum BEJ, Sihol Siagian mengatakan mekanisme pengawasan merupakan bagian upaya mengurangi kerugian investor dalam bertransaksi. Selain itu, tambahnya, pengawasan ini diharapkan bisa menjada citra perusahaan yang bersangkutan. "Kalau pergerakannya tidak terlalu tajam, kami tidak langsung memberi surat kehati-hatian kepada anggota bursa," katanya digedung BEJ, Jakarta, Jumat (1/10).
Dalam pekan ini, BEJ melakukan pengawasan khusus kepada enam emiten, diantaranya PT Akbar Makmur Stimec Tbk. Perusahaan ini telah dihentikan sementara perdagangan sahamnya (suspensi) dan baru dibuka kembali hari ini, Jumat (1/10), sehingga tinggal lima emiten yang masih diawasi. Dari lima itu, BEJ menyatakan dua diantaranya berada dalam taraf wajar karena ada aksi korporasi yang mendukung kenaikannya. Belakangan, Kamis (30/9) kemarin, BEJ menambah pengawasannya terhadap satu emiten sehingga total hingga kini menjadi empat emiten.
Sihol belum memutuskan kemungkinan suspensi terhadap empat saham ini karena masih dalam proses. Ia juga tidak menyebutkan nama saham yang dalam pengawasan ini. Namun, tambahnya, saham yang sedang diawasi ini merupakan saham lapis kedua.
Yandi MR - Tempo





