SBY Diminta Lakukan Penguatan Program Kelautan
Kamis, 07 Oktober 2004 | 17:24 WIB
TEMPO Interaktif, Semarang: Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhimin Dahuri mengatakan, guna meningkatkankesejahteraan ekonomi di bidang kelautan dan perikanan, pemerintahan SBY harus melakukan program pembangunan dan penguatan di dua bidang tersebut.
Menurutnya, pembangunan kesejahteraan ekonomi di kedua bidang tersebut bisa dilakukan SBY dengan cara melakukan budi daya perikanan secara terus menerus dan sinergis. "Diperlukan kebijakan di sektor perikanan dan kelautan yang berpihak kepada para petani untuk mendorong peningkatan produksi perikanan. Bukan malah menghambat seperti melakukan pelarangan-pelarangan," kata Rokhmin usai Seminar Nasional Pengelolaan Sumber Daya Wilayah Pesisir Terpadu dan Launching Canadian Alumni In Indonesia di kampus Undip Semarang, Kamis (7/10).
Idealnya, lanjut Rokhmin, jika upaya budidaya itu berhasil, maka setidaknya budidaya ikan di Indonesia mampu mencapai 1,7 juta ton per tahun atau sepertiga dari hasil ikan di Malaysia atau Thailand. Untuk tujuan tersebut, Rokhimin juga mengusulkan agar pemerintahan baru nanti bisa mengusahakan kredit untuk nelayan dengan bunga murah.
Selain bidang perikanan, Rokhmin juga menyinggung pentingnya intensifikasi rumput laut. Di Indonesia terdapat lahan budi daya rumput laut seluas 1,7 juta hektare. Jika luas lahan tersebut pemanfaatannya bisa optimal serta diikuti pengawasan yang ketat, devisa yang akan dihasilkan sekitar US$ 8 miliar. Rokhimin berharap SBY bisa meniru Presiden Thailand dan Malaysia yang sangat memperhatikan pengembangan ekonomi sektor kelautan dan perikanan.
Sohirin - Tempo





