2005, Sriwijaya Air Targetkan Ekspansi Pasar Internasional
Jum'at, 08 Oktober 2004 | 23:40 WIB
TEMPO Interaktif, Denpasar: Pemain baru dalam bisnis penerbangan, Sriwijaya Air menargetkan tahun 2005 mulai ekspansi rute penerbangan luar negeri. Rute yang akan digarap antara lain Denpasar-Perth, Australia, Guazong-Cina, dan Kuala Lumpur-Malaysia. "Saat ini kami sudah menjajaki kemungkinan kerjasama dengan Malaysia dengan penerbangan Malaysia," ungkap Direktur Utama Sriwijaya Air, Chandra Lie saat acara pembukaan rute baru Sriwijaya Air, Jakarta-Denpasar di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar Bali, Jumat (8/10) malam.
Untuk saat ini, menurut Chandra, pihaknya masih berkonsentrasasi untuk mengusai pasar penerbangan Pulau Sumatera, yang menjadi trade mark Sriwijaya Air. Rute Jakarta-Denpasar mulai dibuka hari ini, dan setiap hari akan melayani satu kali penerbangan, berangkat dari Jakarta setiap hari pukul 16.15 WIB. Sedangkan rute Denpasar-Jakarta berangkat pukul 19.40 Wita. Rute Jakarta-Denpasar ini akan dilayani dengan pesawat tipe Boeing 737-200 dengan kapasitas tempat duduk 120 seat.
Sebelumnya, pekan lalu Sriwijaya Air juga membuka rute penerbangan baru, Jakarta-Batam dan sebaliknya. Pembukaan dua rute baru ini melengkapi rute yang telah ada sebelumnya, yakni rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang, Jakarta-Palembang, Jakarta-Tanjung Pandan, Jakarta-Jambi, dan Jakarta-Pontianak. Rute-rute tersebut merupakan rute-rute tradisional yang telah digarap dengan pesawat carter yang disewa dari beberapa maskapai penerbangan nasional hingga akhir tahun lalu.
Selain itu, hingga akhir tahun ini Sriwijaya Air juga menargetkan untuk membuka rute baru di beberapa kota seperti Surabaya, Padang, Pekan Baru, Medan, dan Balikpapan. Saat ini, dituturkan Chandra, Sriwijaya Air telah mengoperasikan 4 pesawat Boeing 737-300. Sementara dua pesawat sejenis juga sedang dipersiapkan untuk membuka rute-rute baru yang akan dimasuki atau untuk memperbesar frekuensi penerbangan yang sudah ada.
Ramidi - Tempo





