Jembatan Suramadu Tunggu Pemerintahan Baru
Selasa, 19 Oktober 2004 | 15:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kelanjutan pembangunan jembatan Suramadu akan menunggu pemerintahan baru yang akan dibentuk presiden terpilih Susilo Bambang Yudoyono. Pemerintahan lama sudah tidak lagi mengucurkan dana untuk kelanjutan pembangunan jembatan yang menghubungkan Surabaya dengan Madura ini.
Menteri Pemukiman dan Prasarana Wilayah Soenarno mengatakan sampai kini pembangunan jembatan Suramadu masih berjalan. Namun dana untuk melanjutkan pembangunan jembatan masih menunggu tahun anggaran baru. "Dana anggaran 2004 sudah untuk membangun jembatan sampai sekarang," katanya usai melakukan silaturahmi dengan karyawan di Departemen Kimpraswil Jakarta, Selasa (19/10) siang.
Soenarno menjelaskan anggaran pembangunan jembatan Suramadu memang dialokasikan selama tahun 2004 saja. Alasannya, "akan ada pergantian pemerintahan," ujarnya.
Jika tahun ini tidak ada pergantian pemerintahan maka pinjaman program jangka panjang jembatan Suramadu akan dibuat sampai proyek selesai. Kontraktor tidak harus menunggu dana anggaran baru tapi bisa membiayai dulu kemudian akan diganti pemerintah.
Kondisi ini tidak membuat pembangunan jembatan terhenti. Soenarno membantah pembangunan jembatan Suramadu terhenti sejak September lalu karena dana yang belum cair. Bahkan kemungkinannya kontraktor bisa menyelesaikan target tahun ini pada akhir Oktober atau awal November. " Ini masalah administrasi keuangan karena pergantian pemerintahan," tegasnya lagi. Karenanya, pemerintahan sekarang tidak bisa membuat pinjaman jangka panjang sampai proyek ini berhenti.
Sampai kini, Soenarno mengaku belum tahu apakah pemerintahan baru nanti akan melanjutkan pembangunan jembatan Suramadu dengan kontraktor yang sama seperti sekarang. "Juga dengan pinjaman jangka panjangnya," kata dia.
Soenarno menyarankan agar pemerintahan baru melanjutkan proyek jembatan Suramadu. Namun keputusan itu ia serahkan sepenuhnya kepada pemerintahan baru.
Soenarno mengatakan Cina mengucurkan dana pinjaman untuk pembangunan bentang tengah. Kini, kontrak sudah selesai sehingga tengah diselesaikan administrasi keuangan dengan Bank Cina. Diperkirakan akhir bulan ini, Cina akan memberikan individual loan agreement . Setelah admintrasi selesai, dana pembangunan dapat dicairkan kembali. " Ini masalah waktu saja dan mungkin mereka (Cina) menunggu pemerintahan baru," katanya.
Mengenai permintaan pencairan dana baru untuk pembangunan jembatan Suramadu, Soenarno membantahnya. "Belum ada permintaan dana baru dari Pemerintah Daerah Surabaya," ujarnya. Ketika ditanya besarnya dana yang sudah dikucurkan sampai sekarang, ia mengakui tidak menghapalnya. " Daripada saya salah," tegas dia.
Agriceli - Tempo





