Menpera Segera Bentuk SMF Properti

Kamis, 28 Oktober 2004 | 20:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Negara Perumahan Rakyat M. Yusuf Ashari akan segera menyusun terbentuknya Secondary Mortgage Facility (SMF) untuk bisnis properti. Lembaga ini akan berfungsi sebagai pemberi dana pembangunan rumah murah. Diharapkan dengan adanya SMF, pembiayaan pembangunan rumah murah beserta subsidinya akan lancar.

"Saya mendorong keras terbentuknya SMF," kata Ashari di Jakarta, Kamis (28/10) petang. Usul pembentukan SMF sudah disetujui oleh Menteri Keuangan karena nantinya akan berada di bawah koordinasi menteri tersebut.

Ashari mengatakan kebutuhan dana SMF mencapai Rp 1 triliun. Dengan dana sebesar itu, pembiayaan pembangunan rumah sederhana dapat berjalan lancar. Namun, menurutnya, ada baiknya bila dana SMF mencapai Rp 3 triliun. Dana sejumlah ini akan lebih memperlancar lagi pembangunan rumah sederhana.

Ashari mengakui, dana Rp 3 triliun belum diusulkan pada Menteri Keuangan. "Mudah-mudahan Menteri Keuangan dapat merogok kocek lebih dalam lagi," katanya.

Mengenai kebijakan pembangunan rumah mewah dan sederhana, Ashari mengatakan akan terus dilakukan. Ia akan membentuk kebijakan untuk penyeimbangan rumah mewah dan sederhana oleh pengembang, apalagi visi Menpera saat ini menitikberatkan pada pembangunan rumah menengah.

Saat ini masih ada kebutuhan rumah sebesar 5,9 juta unit di seluruh Indonesia. Padahal pertumbuhan rumah sebesar 800 ribu per tahun. Ashari mengatakan akan terus membangun rumah, apalagi ada gerakan sejuta rumah yang dicanangkan oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Agricely - Tempo






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: