PPA Akan Jual Sisa Saham Permata

Senin, 01 November 2004 | 19:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perusahaan Pengelola Aset (PPA) memastikan akan menjual 20 persen saham PT Bank Permata Tbk. sebelum penjualan saham minoritas pada tujuh bank. PPA akan menjual saham Permata melalui mekanisme pasar atau market placement.

Direktur Utama PPA Mohammad Syahrial mengatakan secara logistik proses penjualan aset PPA ini sudah disiapkan. "Kami masih selesaikan yang 20 persen. Karena sifatnya market placement jadi bisa cepat," kata dia di gedung Departemen Keuangan, Senin (1/11).

Setelah penjualan 71 persen saham, PPA masih memiliki 26,17 persen saham di Permata. Selain itu, pemerintah juga masih mempunyai saham minoritas di PT Bank Central Asia Tbk. (5,04 persen), PT Bank Danamon Tbk. (20,50 persen), PT Bank Niaga Tbk. (21,52 persen), PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (20,78 persen), BTPN (28,39 persen), MayBank Indocorp (6,08 persen), dan PT Bank Panin Tbk. (0,0005 persen).

"(Penjualan saham minoritas) Itu kami belum tahu karena keputusannya ada di tangan Menteri Keuangan," kata dia.

PPA mentargetkan setoran kepada APBN sebesar Rp 4 triliun pada 2005. Sementara sampai akhir 2004 ini PPA sudah menyetorkan sebesar Rp 210 miliar dari dividen. Menurutnya PPA total aset PPA diperkirakan sekitar Rp 11 triliun.

Syahrial juga mengatakan proses penjualan aset properti masih dalam penetapan nilai serta evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ia mengaku belum mengetahui nilai aset properti yang akan dijual PPA.

"Kalau BPK sudah selesai maka ditetapkanlah nilai. Sekarang lagi nunggu nilainya berapa, kalau nilai sudah baru mulai," ujarnya. (yandi mr)

TOPIK






Komentar Anda

Kirim